BREAKINGNEWS

Dari 240 ke 105, Jumlah Bank Umum di Indonesia Terus Menyusut

Dari 240 ke 105, Jumlah Bank Umum di Indonesia Terus Menyusut
Jumlah Bank Umum di Indonesia Kini Tersisa 105 (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Jumlah bank umum yang beroperasi di Indonesia menyusut drastis. Hingga Selasa (2/6/2026), jumlahnya tercatat tinggal 105 bank.

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menyebut angka itu jauh lebih rendah dibandingkan periode 1994-1995, ketika jumlah bank di Indonesia mencapai sekitar 240 perusahaan.

Perbanas menjelaskan, penurunan jumlah bank tersebut merupakan hasil dari proses konsolidasi yang berlangsung panjang sejak krisis moneter 1998.

Dalam kurun hampir tiga dekade, sedikitnya 135 bank telah melebur, bergabung, atau terkonsolidasi. 

Fenomena berkurangnya jumlah institusi perbankan tersebut dinilai sebagai bentuk mekanisme pasar yang berjalan secara lumrah.

Gambaran mengenai proses konsolidasi di sektor perbankan tersebut dipaparkan langsung oleh pihak asosiasi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Program Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

"Konsolidasi itu sudah terjadi, kalau kita tarik dari tahun 94-95, kurang lebih 30 tahun lalu, ke sekarang, itu bank yang sudah terkonsolidasi cukup banyak. Hari dari 240 ke 105," tutur Wakil Ketua Perbanas, Nixon LP Napitupulu.

Ia menjelaskan, krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1998 menjadi faktor pendorong utama yang paling banyak memaksa perbankan nasional melakukan penggabungan usaha.

"Jadi, terutama sejak krisis 98 yang paling banyak menyebabkan konsolidasi perbankan," ungkap Nixon.

Meski jumlah bank telah berkurang, Perbanas menilai proses penataan dan konsolidasi industri perbankan masih terus berlangsung hingga saat ini.

Berdasarkan data terbaru, masih terdapat 57 bank yang masuk dalam kategori Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 1, yakni bank dengan modal inti berkisar antara Rp3 triliun hingga Rp5 triliun. 

"Industri ini juga terkonsentrasi pada dasarnya asetnya di 12 sampai 20 bank terbesar yang paling banyak menyerap aset perbankan nasional," kata Nixon.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Dari 240 ke 105, Jumlah Bank Umum di Indonesia Terus Menyusu | Monitor Indonesia