BREAKINGNEWS

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Usaha Rumahan hingga Influencer Didata

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Usaha Rumahan hingga Influencer Didata
Badan Pusat Statistik (BPS) (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai Sensus Ekonomi 2026 secara serentak di seluruh Indonesia pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026 ini menyasar seluruh rumah tangga dan pelaku usaha di berbagai daerah.

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said, menjelaskan bahwa pendataan dilakukan secara door to door atau mendatangi langsung setiap rumah. Dalam pelaksanaannya, petugas sensus datang dua orang, terdiri dari seorang petugas wawancara dan seorang pengawas. Seluruh rumah dan bangunan akan didatangi, termasuk yang tidak memiliki papan nama atau identitas usaha.

Menurut Ali, petugas akan mengumpulkan informasi terkait kondisi ekonomi dan sosial keluarga, termasuk kondisi perumahan. Selain itu, mereka juga akan menanyakan aktivitas ekonomi yang dijalankan anggota keluarga, termasuk jika memiliki usaha yang dijalankan secara online.

"Misalnya kalau ada anggota rumah tangga yang jualan online, YouTuber, influencer, dan sebagainya," kata dia, dikutip dari situs resmi pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026).

Sementara itu, Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 berbeda dengan sensus ekonomi satu dekade lalu. Kali ini, pendataan tidak hanya menyasar sektor usaha pada umumnya, tetapi juga mencakup sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Selain itu, BPS juga akan mengumpulkan data pelaku ekonomi kreatif dan digital, mulai dari usaha rumahan hingga afiliator dan influencer. Sonny mengatakan, petugas sensus akan melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah, termasuk yang tidak memiliki identitas usaha atau papan nama.

"Akan door to door. Walaupun tidak tampak aktivitas usahanya dari luar, tidak ada plangnya dan seterusnya, maka kita akan ke rumah-rumah menangkap itu semua. Kita juga akan bekerja sama dengan asosiasi dan pelaku platform digital untuk membantu pendataan," jelas Sonny.

BPS berharap masyarakat dapat menerima kedatangan petugas sensus dan bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan saat proses pendataan berlangsung. 

Pemerintah juga memastikan seluruh data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Usaha Rumahan hingga Influencer | Monitor Indonesia