Jakarta, MI - Situs Forbes kembali memperbarui daftar orang terkaya di Indonesia. Perubahan terbaru membuat persaingan di papan atas bergeser, dengan nama-nama seperti Low Tuck Kwong, Robert Budi Hartono, dan Prajogo Pangestu masih mendominasi daftar 10 besar.
Forbes memperbarui data kekayaan para miliarder secara berkala berdasarkan pergerakan harga saham, valuasi perusahaan, dan perkembangan industri. Untuk kepemilikan di perusahaan publik, nilai kekayaan diperbarui setiap lima menit selama bursa saham dibuka, dengan jeda 15 menit pada harga saham.
Sementara itu, kekayaan yang bersumber dari perusahaan tertutup diperbarui sekali sehari. Jika lebih dari 20% kekayaan seseorang berasal dari perusahaan swasta, Forbes akan menyesuaikan valuasinya menggunakan indeks pasar berdasarkan sektor atau wilayah yang disediakan FactSet Research Systems.
Low Tuck Kwong Geser Prajogo
Berdasarkan data Forbes per Selasa (30/6/2026) pagi, pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong, kembali menjadi orang terkaya di Indonesia. Pengusaha kelahiran Singapura itu memiliki kekayaan mencapai 16,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp293,7 triliun (kurs Rp17.911 per dolar AS).
Posisi tersebut menggeser Prajogo Pangestu yang pada awal Juni 2026 masih berada di peringkat pertama. Kini, taipan petrokimia dan energi itu turun ke posisi ketiga dengan kekayaan 13,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp249 triliun.
Sementara itu, posisi kedua ditempati Robert Budi Hartono dengan total kekayaan 14,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp265,5 triliun.
Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes per 30 Juni 2026
1. Low Tuck Kwong
Peringkat dunia: 171
Kekayaan: 16,4 miliar dolar AS (sekitar Rp293,7 triliun)
Sektor: Batu bara
2. Robert Budi Hartono
Peringkat dunia: 201
Kekayaan: 14,8 miliar dolar AS (sekitar Rp265,5 triliun)
Sektor: Perbankan dan tembakau
3. Prajogo Pangestu
Peringkat dunia: 214
Kekayaan: 13,9 miliar dolar AS (sekitar Rp249 triliun)
Sektor: Petrokimia dan energi
4. Anthoni Salim
Peringkat dunia: 333
Kekayaan: 10,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 184,7 triliun)
Sektor: Terdiversifikasi.
5. Sri Prakash Lohia
Peringkat dunia: 423
Kekayaan: 8,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 152,4 triliun)
Sektor: Petrokimia.
6. Tahir dan keluarga
Peringkat dunia: 432
Kekayaan: 8,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 148,8 triliun)
Sektor: Terdiversifikasi.
7. Otto Toto Sugiri
Peringkat dunia: 531
Kekayaan: 7,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 132,7 triliun)
Sektor: Pusat data.
8. Marina Budiman
Peringkat dunia: 795
Kekayaan: 5,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 95 triliun)
Sektor: Pusat data.
9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono
Peringkat dunia: 1.009
Kekayaan: 4,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 75,3 triliun)
Sektor: Minyak sawit dan tambang nikel.
10. Chairul Tanjung
Peringkat dunia: 1.067
Kekayaan: 4 miliar dollar AS (sekitar Rp 71,7 triliun)
Sektor: Terdiversifikasi.
