BREAKINGNEWS

HK Bhirawa Pasok Baja Untuk Bangun 15 Sekolah Rakyat di Enam Provinsi

HK Bhirawa Pasok Baja Untuk Bangun 15 Sekolah Rakyat di Enam Provinsi
Hutama Karya Bhirawa Steel pasok 12 ribu ton lebih baja dalam bentuk tulangan beton untuk bangun 15 Sekolah Rakyat di enam provinsi

Surabaya, MI - PT Bhirawa Steel (HK Bhirawa) memasok 12.421 ton baja tulangan beton untuk mendukung pembangunan 15 Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di enam provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Maluku.

 

Pasokan tulangan beton baja itu sebagai bentuk dukungan HK Bhirawa terhadap program prioritas pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk menurunkan angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

 

“Pengiriman belasan ribu ton baja tulangan beton di berbagai titik Pulau Jawa dan Sulawesi menandakan bahwa HK Bhirawa mampu menjangkau kebutuhan industri dari barat hingga timur Indonesia. HK Bhirawa mampu menghadirkan kekuatan baja sebagai fondasi pembangunan yang merata, bahkan di wilayah dengan tantangan logistik yang tinggi,” ujar Direktur Utama PT Bhirawa Steel, Rubiantoro, Surabaya, Selasa (30/6/2026).

 

Kapasitas produksi yang andal, kualitas produk bersertifikat SNI, jaringan distribusi yang luas, serta layanan pelanggan yang responsif menguatkan komitmen HK Bhirawa untuk menjaga ketersediaan material secara berkelanjutan. Hal ini membantu kontraktor menghadirkan infrastruktur berkualitas, mempertahankan progres pekerjaan sesuai jadwal, dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan konstruksi di lapangan.

 

"Ke depan, HK Bhirawa akan terus memperkuat perannya sebagai mitra penyedia material konstruksi yang andal dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta pembangunan nasional," tambah Rubiantoro.

 

Untuk menjangkau lokasi proyek, HK Bhirawa menerapkan distribusi terintegrasi melalui skema Loco dan Franco. Pada skema Loco, pengambilan material dilakukan oleh pelanggan atau pihak yang ditunjuk dari lokasi pengiriman HK Bhirawa. Sedangkan pada skema Franco, HK Bhirawa bertanggung jawab atas pengiriman material hingga lokasi tujuan proyek. Kedua skema ini didukung dengan perencanaan matang, koordinasi yang intensif, serta pemantauan pengiriman secara berkala guna memastikan material tiba tepat waktu sesuai kebutuhan proyek.

 

Sementara, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo menyatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul.

 

"Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan,” ujar Menteri PU, Dody Hanggodo.

Topik:

Zul Sikumbang

Penulis

Video Terbaru

HK Bhirawa Pasok Baja Untuk Bangun 15 Sekolah Rakyat | Monitor Indonesia