BREAKINGNEWS

Purbaya Akui Pajak dan Bea Cukai Bakal Gagal Capai Target APBN 2026

Purbaya Akui Pajak dan Bea Cukai Bakal Gagal Capai Target APBN 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Tangkapan Layar)

Jakarta, MI - Kementerian Keuangan memperkirakan dua mesin utama penerimaan negara, yakni pajak serta kepabeanan dan cukai, sama-sama gagal mencapai target APBN 2026 meski masih mencatat pertumbuhan dibanding tahun lalu.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan penerimaan pajak hanya mencapai Rp2.310,8 triliun atau sekitar 98% dari target APBN sebesar Rp2.357,7 triliun. Dengan demikian, setoran pajak diperkirakan mengalami shortfall sekitar Rp46,9 triliun.

Tekanan serupa juga terjadi pada penerimaan kepabeanan dan cukai. Realisasinya diperkirakan hanya menyentuh Rp320,6 triliun atau 95,4% dari target Rp336 triliun, sehingga berpotensi menyisakan kekurangan sekitar Rp15,4 triliun.

Jika digabungkan, kedua pos tersebut diperkirakan mengalami kekurangan penerimaan hingga Rp62,3 triliun. Meski begitu, secara tahunan kinerjanya masih menunjukkan tren positif.

Purbaya menjelaskan, penerimaan pajak diproyeksikan tumbuh 20,5% dibandingkan realisasi 2025, sedangkan penerimaan kepabeanan dan cukai meningkat 6,8% secara tahunan.

Namun, pertumbuhan itu belum cukup untuk mengejar target APBN. Secara keseluruhan, penerimaan perpajakan, gabungan pajak serta kepabeanan dan cukai diperkirakan hanya mencapai Rp2.631,4 triliun atau 97,7% dari target Rp2.693,7 triliun, meski masih naik 18,6% dibandingkan tahun lalu.

"Ini kan penerimaan pajaknya turun lagi ke 20,5%. Kita akan jaga terus mudah-mudahan kita bisa tahan di 23% terus untuk penerimaan pajaknya sehingga income kita juga akan lebih baik," ujar Purbaya dalam rapat besama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Selasa (7/7/2026). 

Di tengah ancaman shortfall penerimaan perpajakan, pemerintah mengeklaim total pendapatan negara tetap mampu melampaui target APBN. Kementerian Keuangan memperkirakan pendapatan negara mencapai Rp3.208,1 triliun atau 101,7% dari target Rp3.153,6 triliun.

Capaian tersebut ditopang oleh lonjakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diproyeksikan menembus Rp575,1 triliun atau 125,2% dari target APBN sebesar Rp459,2 triliun.

Dengan kata lain, surplus PNBP diperkirakan menjadi bantalan utama yang menutup lubang penerimaan dari pajak serta kepabeanan dan cukai.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Purbaya Akui Pajak dan Bea Cukai Bakal Gagal Capai Target APBN 2026 | Monitor Indonesia