BREAKINGNEWS

Harga Minyak Dunia Terbang, Brent Tembus US$100 per Barel

Harga Minyak Dunia Terbang, Brent Tembus US$100 per Barel
Harga minyak dunia kembali melonjak, Brent tembus US$100 per barel. (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Harga minyak dunia kembali menembus level psikologis US$100 per barel setelah memanasnya konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi global. Lonjakan ini menjadi yang pertama dalam dua bulan terakhir.

Minyak mentah Brent, yang menjadi acuan harga minyak global, melonjak sekitar 7% hingga ditutup di US$100,69 per barel pada Kamis (23/7/2026). Posisi ini menjadi penutupan tertinggi sejak 22 Mei 2026.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 6,17% ke level US$92,19 per barel, sekaligus menjadi harga penutupan tertinggi sejak 4 Juni 2026.

Reli harga minyak dipicu meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah. Pasar mengkhawatirkan potensi terganggunya ekspor minyak Arab Saudi melalui Laut Merah akibat ancaman milisi Houthi di Yaman. Di saat bersamaan, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait jalur pelayaran minyak di Selat Hormuz juga terus memanas.

Kekhawatiran terhadap keamanan dua jalur distribusi minyak strategis dunia, yakni Selat Hormuz dan Bab al-Mandeb, membuat harga minyak menguat selama lima hari berturut-turut.

Jika gangguan pasokan benar-benar terjadi, sejumlah pelaku pasar menilai harga minyak berpotensi melesat hingga US$120 per barel. Kenaikan tersebut dikhawatirkan kembali memicu lonjakan inflasi energi dan menambah tekanan terhadap perekonomian global.

Sentimen itu ikut menekan pasar saham global. Bursa saham di Amerika Serikat maupun Eropa ditutup melemah seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran terhadap valuasi saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI). Indeks Nasdaq bahkan terkoreksi lebih dari 2%.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Harga Minyak Dunia Terbang, Brent Tembus US$100 per Barel | Monitor Indonesia