Jakarta, MI – Pergerakan pasar saham Indonesia ditutup positif sepanjang perdagangan 27-31 Juli 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,64 persen ke level 6.236,12, di tengah lonjakan sejumlah saham yang mencatatkan kenaikan fantastis hingga lebih dari 67 persen.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), kapitalisasi pasar turut meningkat 0,48 persen menjadi Rp10.923 triliun. Meski demikian, aktivitas perdagangan justru melambat. Rata-rata nilai transaksi harian turun menjadi Rp15,44 triliun, sementara volume dan frekuensi transaksi juga mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.
Di sisi lain, sentimen investor asing berbalik positif. Selama sepekan, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp7,10 triliun, berbanding terbalik dengan pekan sebelumnya yang masih mencatat aksi jual bersih Rp3,37 triliun.
Kinerja sektor saham juga bervariasi. Sektor basic materials menjadi yang paling bersinar dengan kenaikan 2,71 persen, disusul sektor consumer siklikal 2,61 persen, kesehatan 2,51 persen, consumer nonsiklikal 2,33 persen, teknologi 2,12 persen, dan keuangan 0,73 persen.
Sebaliknya, tekanan terjadi pada sektor properti dan real estat yang terkoreksi paling dalam sebesar 3,49 persen. Pelemahan juga dialami sektor infrastruktur (-1,74 persen), energi (-1,02 persen), transportasi (-0,57 persen), dan industri (-0,32 persen).
Di tengah penguatan IHSG, sejumlah emiten mencuri perhatian karena membukukan kenaikan harga saham tertinggi selama sepekan.
Berikut daftar 10 saham top gainers periode 27-31 Juli 2026:
PT Bach Multi Global Tbk (BACH) naik 67,62 persen menjadi Rp880 per saham.
PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) melonjak 60,87 persen menjadi Rp370.
PT Mega Perintis Tbk (ZONE) menguat 51,49 persen menjadi Rp765.
PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) naik 50,39 persen menjadi Rp191.
PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) melesat 47,88 persen menjadi Rp244.
PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) menguat 42,53 persen menjadi Rp248.
PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) naik 38,12 persen menjadi Rp1.105.
PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) melonjak 31,31 persen menjadi Rp130.
PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) menguat 31,03 persen menjadi Rp76.
PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) naik 29,55 persen menjadi Rp342.
Kinerja tersebut menunjukkan masih adanya minat investor terhadap saham-saham tertentu meski aktivitas perdagangan secara keseluruhan melemah. Arus dana asing yang kembali masuk ke pasar domestik juga menjadi salah satu penopang penguatan IHSG sepanjang pekan terakhir Juli 2026.**
