BREAKINGNEWS

Persib Mau IPO, Aset Harus Dibereskan Dulu

Persib Mau IPO, Aset Harus Dibereskan Dulu
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI - Rencana Persib Bandung melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) belum tertutup. Namun, sebelum masuk bursa, Persib dinilai perlu membenahi dan mengonsolidasikan aset agar nilai perusahaan semakin kuat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan rencana IPO Persib sebenarnya bukan hal baru. Wacana tersebut sudah muncul sejak 2011, saat dirinya masih menjabat Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Menurut Farhan, kunci untuk mendorong IPO saat ini ada pada konsolidasi aset dan perluasan kerja sama pemanfaatan aset dengan Pemerintah Kota Bandung.

"Harusnya sih ada ya (kelanjutan rencana Persib IPO), karena kan sudah kita regis dari tahun 2011. Pertanyaannya cuma tinggal saya kira, saya kira nih, karena kan saya udah nggak ada di dalam manajemen, adalah konsolidasi aset," ujar Farhan saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

Saat ini, kerja sama antara Pemkot Bandung dan Persib baru mencakup Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Sementara area parkir, tempat latihan, hingga fasilitas hiburan di sekitar stadion belum masuk dalam kerja sama.

Farhan menilai jika aset-aset tersebut dikelola secara lebih terintegrasi, nilai bisnis Persib bisa ikut terdongkrak. Ia bahkan memperkirakan valuasi perusahaan berpotensi mencapai Rp1 triliun.

"Jadi harus ada kerja sama pemanfaatan aset, baru nanti akan berkembang. Kalau itu sudah diskusi, konsolidasi, saya kira bisa ngejar sih, valuasi sampai Rp1 triliun mah," kata dia.

Meski peluang IPO masih terbuka, Farhan belum bisa memastikan kapan Persib akan benar-benar masuk bursa. Keputusan tersebut kini berada di tangan manajemen dan para pemegang saham.

"Saya nggak bisa targetin, tergantung para pemegang saham, kan saya sudah bukan pemegang saham lagi," pungkasnya.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Persib Mau IPO, Aset Harus Dibereskan Dulu | Monitor Indonesia