BREAKINGNEWS

Hutama Karya Perkuat Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer

Hutama Karya Perkuat Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer
Direktur Utama PT Hutama Karya Koentjoro memberikan arahan pada acara Sarasehan Visi Misi Perusahaan yang digelar secara hybrid di HK Tower, Jakarta Timur, pada Senin (17/8).

Jakarta, MI - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menegaskan arah perusahaan untuk melampaui perannya sebagai perusahaan konstruksi, dari pengembang infrastruktur menjadi enterprise konstruksi berkelanjutan yang memimpin industri.

 

Penegasan tersebut disampaikan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Hutama Karya dalam Sarasehan Visi Misi Perusahaan yang digelar secara hybrid di HK Tower, Jakarta Timur, pada Senin (17/8).

 

Mengawali paparannya, Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro mengajak seluruh Insan Hutama Karya menyampaikan doa bersama bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi.

 

“Sebelum kita berbicara tentang arah perusahaan, izinkan saya mengajak seluruh Insan Hutama Karya menundukkan kepala sejenak bagi saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga mereka diberi ketabahan dan proses pemulihan berjalan lancar,” ujar Koentjoro.

 

Lebih lanjut, Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro memaparkan visi baru perusahaan, yakni Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer. Visi tersebut hadir sebagai kelanjutan dan penyempurnaan dari visi periode 2020–2025, dan membawa tiga pergeseran mendasar: perluasan peran dari pengembang infrastruktur menjadi enterprise konstruksi berkelanjutan, penegasan posisi dari "valuable" menjadi "leading" sebagai penggerak arah pembangunan nasional, serta masuknya unsur sustainable sebagai komitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

 

“Perubahan visi dan misi bukan sekadar perubahan kalimat, tetapi penegasan arah strategis Hutama Karya dalam menghadapi tantangan dan peluang ke depan,” ujar Koentjoro.

 

Visi tersebut diturunkan ke dalam empat misi perusahaan dan diterjemahkan secara visual melalui identitas baru LEADS CON.ID. Pada tataran bisnis, Hutama Karya menetapkan peta jalan transformasi tiga tahap, meliputi Transform to Global Standard; Global Standard as a Culture; hingga Top of Mind yang dijalankan melalui tema strategis BRAVE: Business Resilience, Realigned Portfolio, Accelerated Growth, dan Value Enhancement. Melalui tema tersebut, perusahaan menata ulang portofolio bisnis inti dan non-inti sekaligus menggarap pasar industri hilirisasi dan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

 

Koentjoro menekankan bahwa keberhasilan arah baru tersebut bergantung pada kemampuan seluruh karyawan menerjemahkannya ke dalam pekerjaan sehari-hari.

 

"Saya berharap seluruh Insan Hutama Karya tidak berhenti pada memahami visi dan misi, tetapi mampu memaknai dan menerjemahkannya ke dalam tindakan nyata — mulai dari pekerjaan sehari-hari hingga pencapaian sasaran strategis perusahaan," ucapnya.

 

Pada sesi Inspiring Talk, Komisaris Utama Hutama Karya, Denny Abdi, mengingatkan seluruh karyawan mengenai peran penting Hutama Karya dalam mendukung pembangunan nasional. Sebagai BUMN konstruksi pertama di Indonesia, Hutama Karya turut membangun infrastruktur yang menopang konektivitas, membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta memperluas akses masyarakat di berbagai daerah.

 

Berangkat dari peran tersebut, Denny mengajak seluruh karyawan merefleksikan perjalanan perusahaan sebagai modal untuk melangkah lebih jauh. Tiga capaian yang menurutnya menjadi fondasi keberhasilan perusahaan kembali membukukan laba sejak 2023 hingga saat ini, posisi Hutama Karya di jajaran sepuluh BUMN dengan aset terbesar berdasarkan pemeringkatan 2024, serta kepercayaan negara melalui penugasan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.

 

"Modal yang kita miliki hari ini menuntut kita berpikir lebih jauh. Hutama Karya harus menjadi beyond construction company, bukan berhenti sebagai perusahaan yang membangun, tetapi perusahaan yang memberi arah," ujar Denny.

 

Lebih lanjut, Denny menyampaikan tiga pesan kepemimpinan bagi seluruh Insan Hutama Karya, yaitu penerapan prinsip mindfulness melalui penyempurnaan peran teknis dengan pola kerja yang lebih teratur, sikap menjunjung etika dan kerendahan hati, serta semangat bertumbuh melalui kerja sama dalam menghadapi setiap tantangan. Menurutnya, ketiga hal tersebut merupakan fondasi yang menentukan keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang.

 

"Perusahaan besar tidak dibangun oleh kehebatan individu, tetapi oleh konsistensi kolektif. Etika dan kerendahan hati bukan pelengkap, melainkan syarat," ucapnya.

 

Denny juga berharap setiap Insan Hutama menempatkan pekerjaannya sebagai warisan yang dapat dicontoh generasi berikutnya. "Setiap dari kita punya kesempatan meninggalkan legacy. Bukan hanya berupa jalan tol atau gedung yang berdiri, tetapi berupa cara kerja profesional yang pantas diteladani," ujarnya.

 

Menutup paparan, Denny menegaskan pentingnya penyelarasan langkah seluruh elemen perusahaan dalam menjalankan visi dan misi yang baru. "Visi dan misi hanya akan berarti apabila seluruh insan bergerak dalam satu arah dan satu hati. Setiap Insan Hutama Karya adalah bagian penting dari arah besar perusahaan ini," jelasnya.

 

Sarasehan Visi Misi Perusahaan menjadi ruang komunikasi langsung antara manajemen dan seluruh karyawan di tengah agenda transformasi organisasi. Selain paparan arah perusahaan dan sesi Inspiring Talk, forum ini menghadirkan sesi tanya jawab yang dijawab langsung oleh seluruh jajaran Direksi serta sesi apresiasi bagi karyawan berkinerja terbaik. Digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini sekaligus menegaskan penyelarasan arah bisnis Hutama Karya dengan agenda Asta Cita dan RPJMN 2025–2029, khususnya pada misi melanjutkan pembangunan infrastruktur dan lapangan kerja.

Topik:

Zul Sikumbang

Penulis

Video Terbaru

Hutama Karya Perkuat Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer | Monitor Indonesia