BREAKINGNEWS

14 Pejabat Kementan Dicopot Amran, Ada Dugaan Penyimpangan Miliaran

14 Pejabat Kementan Dicopot Amran, Ada Dugaan Penyimpangan Miliaran
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto: Dok. Kementan)

Jakarta, MI - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil langkah tegas di internal Kementerian Pertanian (Kementan). Sebanyak 14 pejabat eselon I, II, dan III dicopot dan kini menjalani pemeriksaan terkait dugaan penyimpangan uang yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

“Ada 14 kami copot. Ada eselon I, ada eselon II, ada eselon III, dan tidak diberi jabatan sementara diperiksa,” ujar Amran di kantor Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026).

Amran menyerahkan pemeriksaan kepada Inspektur Jenderal (Irjen) Kementan Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan. Ia memberi tenggat maksimal tiga bulan, tetapi meminta pemeriksaan bisa rampung lebih cepat.

“Pelanggarannya, intinya hubungannya dengan uang, dan ada miliaran nilainya. Ini nilainya nanti total yang jelas miliaran total," jelasnya.

Jika pemeriksaan menemukan kerugian negara, kasus tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Namun, jika tidak terbukti melanggar, para pejabat tersebut akan dikembalikan ke posisi semula. Bahkan, mereka terbuka untuk dipromosikan.

Ia menegaskan, proses pemeriksaan tidak boleh pandang bulu. Termasuk terhadap pejabat yang memiliki hubungan keluarga dengannya.

“Jadi kita harus sportif, meritokrasi. Bahkan di antara mereka ada salah satu keluarga dekat saya. Tapi ini dilakukan atas nama negara,” tegasnya.

24 Pejabat Baru Dilantik

Bersamaan dengan pencopotan 14 pejabat, Amran melantik 24 pejabat baru di lingkungan Kementan. Mereka terdiri dari satu pejabat JPT Madya, 22 pejabat JPT Pratama, dan satu Direktur Polbangtan Gowa.

Amran menyebut langkah itu sebagai penyegaran sekaligus hukuman.

“Ini penyegaran dan hukuman,” katanya.

Beberapa pejabat yang dilantik antara lain Yudi Sastro sebagai Staf Ahli Bidang Lingkungan Pertanian, Ayun Kristiyanto sebagai Kepala Biro Hukum, Indra Zakariya Rayusman sebagai Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Muhammad Sidiq sebagai Direktur Alat dan Mesin Pertanian Prapanen, serta Ismaya Nita Rianti Parawansa sebagai Direktur Polbangtan Gowa.

Amran pun mengingatkan pejabat baru agar tidak bermain-main dengan jabatan. “Jangan korupsi,jangan kolusi, nepotisme nggak boleh, tingkatkan kinerja,” tegas Amran.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

14 Pejabat Kementan Dicopot Amran, Ada Dugaan Penyimpangan Miliaran | Monitor Indonesia