BREAKINGNEWS

Rumor Akuisisi Haji Isam Guncang BYAN, Saham Anjlok 15%

Rumor Akuisisi Haji Isam Guncang BYAN, Saham Anjlok 15%
Pasar modal RI (Foto: Dok: BEI)

Jakarta, MI - Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) tertekan setelah beredar rumor akuisisi oleh Jhonlin Group, perusahaan milik konglomerat Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

Berdasarkan data RTI Business, BYAN turun 6,95% ke Rp16.075 per saham pada penutupan sesi I, Rabu (19/8/2026). Bahkan saat pembukaan, saham BYAN sempat anjlok 14,91% ke Rp14.700 per saham, dari Rp17.275 pada penutupan perdagangan Selasa (18/8/2026).

Volume perdagangan BYAN mencapai 3,79 juta saham dengan nilai transaksi Rp61,63 miliar. Frekuensinya tercatat 5.251 kali hingga sesi I.

Padahal, BYAN sebelumnya melesat dalam beberapa perdagangan terakhir. Dalam lima hari terakhir, saham ini sudah menguat 33,68%. Kenaikan yang sama tercatat dalam sebulan terakhir, sedangkan dalam tiga bulan BYAN naik 35,65%.

Kabar akuisisi itu kemudian diklarifikasi manajemen BYAN melalui keterbukaan informasi di BEI, setelah perdagangan Selasa ditutup pada pukul 18.56 WIB.

Manajemen menyatakan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan atau akuisisi saham BYAN oleh Jhonlin Group. Perseroan juga tidak mengetahui pihak yang terlibat, struktur transaksi, maupun porsi saham yang disebut akan dibeli.

Namun, pemegang saham pengendali BYAN tetap membuka peluang investasi di perseroan.

"Perseroan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan dan/atau akuisisi saham perseroan sebagaimana dimaksud dalam informasi yang beredar tersebut. Namun pemegang saham pengendali perseroan telah menyampaikan kepada kami bahwa dari waktu ke waktu, sebagai investor mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di Perseroan," tulis Jenny dalam Keterbukaan Informasi, dikutip Rabu (19/8/2026).

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Rumor Akuisisi Haji Isam Guncang BYAN, Saham Anjlok 15% | Monitor Indonesia