Trump Minta Putin Tak Ikut Campur Konflik AS-Iran

Jakarta, MI - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya baru-baru ini berdiskusi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait berbagai isu global, termasuk ketegangan antara Washington dan Iran.
Dalam percakapan tersebut, Putin disebut menawarkan bantuan untuk membantu meredakan konflik antara AS dan Iran. Namun Trump justru meminta Rusia untuk fokus pada penyelesaian perang dengan Ukraina.
“Saya mengatakan kepadanya, mereka bisa lebih membantu dengan mengakhiri perang Rusia–Ukraina. Itu akan jauh lebih membantu,” kata Trump.
Sebelumnya, Kremlin diketahui telah menyampaikan sejumlah gagasan kepada Trump. Rusia mendukung upaya untuk mempercepat penyelesaian konflik yang melibatkan AS, Israel dan Iran.
Penasihat Kebijakan Luar Negeri Kremlin, Yuri Ushakov, mengatakan pihaknya menyampaikan sejumlah ide politis dan diplomatis yang bertujuan mengakhiri konflik dari Israel, AS dan Iran.
Menurut Ushakov, usulan tersebut juga mencakup komunikasi yang telah dilakukan Rusia dengan sejumlah pemimpin negara dari Teluk Persia dan Iran.
Di sisi lain, Intelijen Amerika Serikat menyebut bahwa lokasi kapal perang dan pesawat tempurnya dibocorkan oleh Rusia ke Iran. Hal tersebut membuat sejumlah fasilitasnya berhasil dihancurkan oleh Teheran.
Rusia juga dituding memberikan intelijen terkait posisi dan pergerakan pasukan, kapal, serta pesawat militer Amerika Serikat.
Sebagian informasi yang dibagikan itu dilaporkan berasal dari citra satelit canggih yang kemampuannya digambarkan melampaui kemampuan pelacakan dari Iran.
Topik:
