BREAKINGNEWS

Trump Siapkan Gelombang Tarif Baru, Puluhan Negara Terancam Kena Bea Masuk Mulai Jumat

Trump Siapkan Gelombang Tarif Baru, Puluhan Negara Terancam Kena Bea Masuk Mulai Jumat
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Washington, MI – Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersiap meluncurkan kebijakan tarif impor baru terhadap produk dari puluhan negara mulai Jumat (24/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi Gedung Putih untuk mempertahankan kebijakan proteksionisme setelah tarif sementara sebesar 10 persen berakhir.

Menurut sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, pemerintahan Trump tengah menuntaskan persiapan penerapan tarif baru agar tidak terjadi kekosongan kebijakan begitu masa berlaku tarif sementara berakhir.

Sebelumnya, pemerintah AS mengusulkan tarif impor minimal 10 persen terhadap sekitar 60 mitra dagang. Negara-negara tersebut dinilai belum memiliki standar yang memadai dalam menangani praktik kerja paksa sehingga menjadi sasaran kebijakan perdagangan baru Washington.

Jika resmi diberlakukan pada akhir pekan ini, tarif tersebut akan mempertegas sikap keras Trump dalam menggunakan instrumen perdagangan sebagai alat menekan negara-negara mitra agar mengikuti standar yang diinginkan Amerika Serikat.

Pemerintah AS juga berupaya memastikan transisi berjalan tanpa jeda. Dengan demikian, rezim tarif baru dapat langsung menggantikan tarif sementara yang habis masa berlakunya pada Jumat.

Meski demikian, sumber-sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebut keputusan akhir masih dapat berubah hingga pengumuman resmi diterbitkan oleh Gedung Putih.

Kebijakan tarif ini menjadi lanjutan dari langkah Trump setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat sebelumnya membatalkan skema tarif global yang diberlakukannya pada awal tahun. Sebagai respons, pemerintah kemudian menerapkan tarif umum sebesar 10 persen sambil menyiapkan aturan baru yang lebih terarah.

Rencana penerapan tarif baru diperkirakan kembali meningkatkan ketegangan perdagangan global. Negara-negara yang masuk dalam daftar sasaran berpotensi menghadapi kenaikan biaya ekspor ke pasar Amerika Serikat, sementara dunia usaha mencermati dampaknya terhadap rantai pasok dan arus perdagangan internasional.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Trump Siapkan Gelombang Tarif Baru, Puluhan Negara Terancam Kena Bea Masuk Mulai Jumat | Monitor Indonesia