BREAKINGNEWS

Zelensky Sebut Rusia Siapkan 30 Ribu Tentara Korut, Ukraina Waspadai Eskalasi Baru Perang

Zelensky Sebut Rusia Siapkan 30 Ribu Tentara Korut, Ukraina Waspadai Eskalasi Baru Perang
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

Jakarta, MI – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa Rusia diduga tengah bersiap mendatangkan sekitar 30 ribu tentara Korea Utara (Korut) untuk memperkuat operasi militernya dalam perang melawan Ukraina. 

Jika terealisasi, langkah tersebut dinilai akan memperbesar eskalasi konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

Menurut Zelensky, proses persiapan penerimaan pasukan Korut telah berlangsung sejak Juni 2026 di wilayah Voronezh, Rusia. Ia menyebut pengerahan pasukan tambahan itu merupakan bagian dari semakin eratnya kerja sama militer antara Moskow dan Pyongyang.

"Kami juga melihat adanya kerja sama antara Rusia dan Korea Utara. Rusia ingin mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara lagi," kata Zelensky.

Pernyataan tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa Korea Utara semakin terlibat langsung dalam konflik Ukraina. Sebelumnya, berdasarkan pakta pertahanan kedua negara, sekitar 14 ribu tentara Korut telah dikirim ke wilayah Kursk pada 2024 untuk membantu Rusia menghadapi serangan besar-besaran pasukan Ukraina.

Selain pengerahan personel, Zelensky juga menuding Korea Utara tengah mempersiapkan pengiriman peluncur rudal balistik baru ke Rusia. Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan tempur Rusia, tetapi juga memberi keuntungan strategis bagi Pyongyang melalui pengalaman perang yang diperoleh di medan tempur.

"Persiapan untuk menerima mereka telah dilakukan di wilayah Voronezh, Rusia, sejak bulan Juni," ujar Zelensky.

Zelensky menilai kerja sama militer Rusia dan Korea Utara membawa konsekuensi yang jauh lebih luas daripada sekadar konflik di Ukraina. Ia memperingatkan bahwa transfer teknologi, pengalaman tempur, dan pengembangan persenjataan dapat meningkatkan ancaman keamanan di kawasan Asia.

"Ini bukan hanya ancaman bagi Ukraina. Rusia membantu Korea Utara mempelajari cara berperang, menyempurnakan persenjataannya, dan memperoleh pengalaman tempur nyata dalam penggunaannya."

Ia menambahkan, peningkatan kemampuan militer Korea Utara berpotensi mengganggu stabilitas negara-negara Asia yang berada dalam jangkauan rudal Pyongyang.

"Semua ini merupakan ancaman bagi setiap negara di Asia yang berada dalam jangkauan rudal Korea Utara," tegasnya.

Menghadapi kemungkinan pengerahan 30 ribu tentara Korut tersebut, Zelensky menegaskan Ukraina tidak akan tinggal diam. Pemerintah Ukraina, kata dia, akan mengambil langkah untuk merespons setiap perkembangan yang dinilai dapat memperbesar ancaman terhadap keamanan nasional dan kawasan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Zelensky Sebut Rusia Siapkan 30 Ribu Tentara Korut, Ukraina Waspadai Eskalasi Baru Perang | Monitor Indonesia