BREAKINGNEWS

Houthi Gempur Fasilitas Minyak Saudi, Dua Rudal Balistik Berhasil Dicegat Patriot

Houthi Gempur Fasilitas Minyak Saudi, Dua Rudal Balistik Berhasil Dicegat Patriot
Houthi Gempur Fasilitas Minyak Saudi, Dua Rudal Balistik Berhasil Dicegat Patriot

Jakarta, MI– Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan rudal balistik ke fasilitas minyak strategis Arab Saudi. Meski dua rudal berhasil dicegat sistem pertahanan udara Patriot, serangan tersebut memicu kekhawatiran baru terhadap keamanan jalur pasokan energi global.

Serangan dilaporkan menyasar instalasi milik perusahaan minyak nasional Arab Saudi, Aramco, di wilayah Yanbu dan Jizan. Sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat yang dioperasikan militer Yunani dalam kerja sama pertahanan dengan Arab Saudi berhasil menggagalkan dua rudal yang mengarah ke fasilitas minyak di Yanbu.

Juru Bicara Militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim kelompoknya berhasil menyerang fasilitas Aramco di dua kota tersebut sebagai bagian dari operasi militernya.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari Aramco, rekaman video yang telah diverifikasi Reuters memperlihatkan kepulan asap tebal dari arah kilang Aramco di Jizan. Selain itu, dua sumber perdagangan energi di Asia menyebut terdapat indikasi kerusakan pada fasilitas penyimpanan bahan bakar dan minyak di kawasan tersebut.

Yanbu memiliki peran vital sebagai pelabuhan ekspor utama minyak Arab Saudi di Laut Merah dengan kapasitas pengiriman jutaan barel minyak setiap hari. Jalur ini semakin strategis setelah Selat Hormuz dilaporkan diblokade Iran sehingga ekspor minyak Saudi lebih banyak dialihkan melalui Laut Merah.

Sementara itu, Jizan merupakan salah satu pusat pengolahan minyak Arab Saudi yang memiliki kapasitas produksi sekitar 400.000 barel per hari, sehingga setiap gangguan terhadap fasilitas tersebut berpotensi memengaruhi distribusi energi regional.

Di saat yang sama, konflik di Yaman juga terus memanas. Angkatan udara pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi melancarkan serangan balasan terhadap lokasi peluncuran rudal, pangkalan pesawat nirawak, dan gudang senjata milik Houthi di Provinsi Marib dan Al Jawf.

Sebelumnya, koalisi militer pimpinan Arab Saudi juga mengumumkan telah menggempur sejumlah posisi militer Houthi di kawasan pelabuhan Hodeidah. Sejumlah pejabat Yaman menyebut kedua kubu kini mulai memobilisasi pasukan di berbagai garis depan, menandakan potensi eskalasi konflik yang semakin besar.

Serangan terhadap fasilitas energi Saudi terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan akibat konflik yang melibatkan Iran dan sekutunya. Ancaman terhadap infrastruktur minyak dinilai dapat memperbesar risiko gangguan pasokan energi dunia serta memicu gejolak baru di pasar minyak internasional.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Houthi Gempur Fasilitas Minyak Saudi, Dua Rudal Balistik Berhasil Dicegat Patriot | Monitor Indonesia