BREAKINGNEWS

Penembakan Massal di Thailand, Lemahnya Pengawasan Senjata Api Jadi Masalah Utama

Penembakan Massal di Thailand, Lemahnya Pengawasan Senjata Api Jadi Masalah Utama
Penembakan Massal di Thailand, Lemahnya Pengawasan Senjata Api Jadi Masalah Utama

Bangkok, MI– Penembakan yang menewaskan delapan orang di Sekolah Debsirin Nonthaburi, Thailand, kembali memicu perdebatan mengenai lemahnya pengawasan kepemilikan senjata api di negara tersebut.

Pelaku merupakan siswa berusia 14 tahun yang diduga lebih dahulu membunuh kakek dan neneknya sebelum membawa pistol kaliber 9 mm milik sang kakek ke sekolah. Dengan senjata itu, ia menembak guru dan sejumlah siswa sebelum mengakhiri hidupnya.

Kepolisian masih mendalami motif penyerangan. Namun, pejabat setempat mengungkapkan pelaku diketahui gemar bermain gim dan tinggal bersama kakek-neneknya. Meski demikian, aparat belum menyimpulkan adanya hubungan langsung antara kebiasaan tersebut dengan aksi penembakan.

Peristiwa berdarah ini terjadi hanya beberapa bulan setelah insiden serupa di sekolah lain di Thailand, sehingga kembali memunculkan tuntutan agar pemerintah memperketat pengawasan senjata api dan memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi kekerasan di lingkungan pendidikan.

Kesaksian para siswa menggambarkan situasi mencekam saat tembakan mulai terdengar.

"Awalnya saya kira suara petasan. Setelah terdengar berkali-kali, kami baru sadar itu tembakan dan semua orang berusaha menyelamatkan diri," kata seorang siswa.

Hingga kini, aparat masih melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan kronologi lengkap serta faktor yang melatarbelakangi salah satu tragedi penembakan sekolah paling mematikan di Thailand dalam beberapa tahun terakhir.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Penembakan Massal di Thailand, Lemahnya Pengawasan Senjata Api Jadi Masalah Utama | Monitor Indonesia