BREAKINGNEWS

Korban Gempa Kolombia Bertambah, 224 Tewas dan 2.000 Orang Hilang

Korban Gempa Kolombia Bertambah, 224 Tewas dan 2.000 Orang Hilang
Bangunan runtuh akibat gempa M 7,4 mengguncang Kolombia (Foto: tangkapan layar)

Jakarta, MI - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026). Bencana tersebut menewaskan sedikitnya 224 orang dan membuat lebih dari 2.000 orang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Guncangan dahsyat merobohkan ratusan bangunan dan rumah. Banyak warga diduga masih tertimbun di bawah reruntuhan, sehingga jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah.

Sedikitnya 1.310 orang mengalami luka-luka. Data tersebut dihimpun Asosiasi Ibu-Ibu Kota Kolombia.

Cali dan Pereira menjadi dua wilayah yang mengalami kerusakan paling parah. Sebanyak 56 bangunan di Cali dan 66 bangunan di Pereira dilaporkan runtuh.

Cali menjadi wilayah dengan korban jiwa terbanyak. Sebanyak 95 orang meninggal dunia dan 885 lainnya terluka. Di Pereira, korban tewas tercatat mencapai 72 orang.

Gempa juga sempat melumpuhkan aktivitas penerbangan. Kementerian Perhubungan Kolombia menyebut bandara di Cali, Quibdo, dan Armenia kini kembali beroperasi setelah sebelumnya ditutup.

Sementara itu, landasan pacu di Pereira, Buenaventura, Cartago, dan Manizales telah disiapkan untuk penerbangan kemanusiaan. Namun, penerbangan komersial masih dibatasi.

Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella mengatakan sebanyak 1.575 rumah mengalami kerusakan. Sebanyak 37 rumah di antaranya hancur total.

Kerusakan juga tercatat pada 61 bangunan, 18 pusat kesehatan, 52 pusat pendidikan, 17 pusat komunitas, serta 18 ruas jalan.

Pemerintah Kolombia menetapkan status bencana nasional untuk mempercepat penanganan sekaligus memperkuat mobilisasi sumber daya dan koordinasi antar-lembaga.

Berdasarkan data Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat. Pusat gempa berada sekitar 5 km di sebelah timur Kota San Jose del Palmar dengan kedalaman 107 km.

Proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Ribuan orang belum ditemukan, jumlah korban tewas dan hilang masih berpotensi bertambah.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Korban Gempa Kolombia Bertambah, 224 Tewas dan 2.000 Orang Hilang | Monitor Indonesia