Jakarta, MI– Influencer Thariq Halilintar dan istrinya, Aaliyah Massaid, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah Hanania Travel.
Dalam keterangannya kepada penyidik, pasangan tersebut mengaku sempat beberapa kali menolak tawaran kerja sama sebelum akhirnya menerima promosi yang ditawarkan perusahaan travel tersebut.
Keduanya diperiksa selama hampir delapan jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.50 WIB, didampingi kuasa hukum Samgun Ragahdo.
Menurut Ragahdo, pihak Hanania Travel telah berulang kali mengajukan kerja sama kepada Thariq sejak sebelum menikah dengan Aaliyah. Namun, tawaran tersebut sempat diabaikan dan tidak langsung diterima.
“Hubungan klien kami dengan Hanania Travel kami jelaskan secara terbuka kepada penyidik, termasuk bagaimana proses kerja sama itu terjadi,” ujar Ragahdo di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026).
Kerja sama baru terjalin setelah Thariq dan Aaliyah melakukan penelusuran terhadap rekam jejak Hanania Travel. Saat itu, keduanya menilai perusahaan tersebut memiliki reputasi yang baik karena telah memberangkatkan banyak jemaah dan menggelar berbagai kegiatan keagamaan.
Selain itu, pasangan tersebut memang telah merencanakan perjalanan umrah bersama keluarga pada akhir 2025. Dari kerja sama yang disepakati, Hanania Travel hanya memberikan fasilitas umrah gratis untuk Thariq, Aaliyah, dan anak mereka.
Sementara untuk delapan anggota keluarga lainnya, pasangan ini tetap membayar biaya perjalanan sebesar Rp180 juta kepada Hanania Travel.
Ibadah umrah mereka berjalan tanpa kendala. Namun, situasi berubah ketika kasus dugaan penipuan Hanania Travel mencuat ke publik pada Maret 2026 dan menyeret ratusan korban.
Thariq mengaku terkejut mengetahui perusahaan yang pernah bekerja sama dengannya kini tersangkut persoalan hukum.
“Saya kaget banget dengan berita yang beredar. Begitu mendapat panggilan dari polisi, kami langsung siap hadir dan membantu proses penyelidikan,” kata Thariq.
Pasangan tersebut menegaskan kehadiran mereka sebagai saksi merupakan bentuk dukungan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Mereka berharap keterangan yang diberikan dapat membantu kepolisian mengungkap kasus secara terang dan memberikan keadilan bagi para korban.
Kasus Hanania Travel sendiri terus berkembang. Jumlah korban yang melapor disebut telah mencapai ratusan orang, sementara penyidik masih mendalami peran berbagai pihak yang pernah terlibat dalam promosi perusahaan tersebut, termasuk sejumlah influencer dan figur publik.**

