Mutasi Besar Kejagung: 53 Pejabat Digeser, Ini Daftar Lengkapnya
.webp)
Jakarta, MI - Kejaksaan Agung melakukan perombakan besar-besaran di jajaran pejabat struktural melalui Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026.
Sebanyak 53 pejabat mengalami rotasi, promosi, dan penugasan baru sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja institusi.
Sejumlah posisi strategis seperti kepala kejaksaan tinggi, direktur di bidang tindak pidana umum dan khusus, hingga pejabat pengawasan dan intelijen ikut mengalami perubahan. Rotasi ini dinilai sebagai langkah konsolidasi internal untuk menghadapi tantangan penegakan hukum, termasuk perkara korupsi besar yang menjadi perhatian publik.
Mutasi ini merupakan kebutuhan organisasi untuk optimalisasi kinerja serta penguatan institusi.
Daftar Lengkap Mutasi 53 Pejabat Kejaksaan Agung
- Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol: Kajati Jatim → Sekretaris JAM Pidum
- Ard Qohar: Kajati Sultra → Kajati Jatim
- Sugeng Riyanta: Direktur D JAM Pidum → Kajati Sultra
- Dwi Agus Arianto: Wakajati Sultra → Direktur D JAM Pidum
- Darmukit: Koordinator JAM Pidum → Wakajati Sultra
- Jurist Precisely: Asisten Tindak Pidana Umum Sumut → Koordinator JAM Pidum
- Didik Farkhan Alisyahdi: Kajati Sulsel → Sekretaris JAM Pidsus
- Sila Haholongan: Kajati Babel → Kajati Sulsel
- Riono Budisantoso: Direktur Penuntutan JAM Pidsus → Kajati Babel
- Ardito Muwardi: Wakajati Banten → Direktur Penuntutan JAM Pidsus
- Rinaldi Umar: Jaksa Ahli Utama JAM Intel → Wakajati Banten
- Hermon Dekristo: Kajati Jabar → Sekretaris JAM Pidmil
- Sutikno: Kajati Riau → Kajati Jabar
- I Dewa Gede Wirajana: Inspektur II JAM Was → Kajati Riau
- Harli Siregar: Kajati Sumut → Inspektur III JAM Was
- Muhibuddin: Kajati Sumbar → Kajati Sumut
- Dedie Tri Hariyadi: Direktur HAM Berat JAM Pidsus → Kajati Sumbar
- N Rahmat R: Kajati Sulteng → Direktur HAM Berat JAM Pidsus
- Zullikar Tanjung: Direktur B JAM Pidum → Kajati Sulteng
- Siswanto: Kajati Jateng → Direktur B JAM Pidum
- Teguh Subroto: Inspektur Keuangan III → Kajati Jateng
- Sukarman Sumarinton: Kajati Sulbar → Inspektur Keuangan III
- Budi Hartawan Panjaitan: Inspektur Keuangan I → Kajati Sulbar
- Riyono: Kajati Gorontalo → Inspektur Keuangan I
- Sumurung Pandapotan Simaremare: Direktur I JAM Datun → Kajati Gorontalo
- Edhindo: Wakajati Riau → Direktur I JAM Intel
- Adhi Prabowo: Wakajati Maluku → Wakajati Riau
- Datuk Rosihan Anwar: Koordinator JAM Pidmil → Wakajati Maluku
- Wagiyo: Asisten Pidsus Kejati Jatim → Koordinator JAM Pidmil
- Lila Agustina: Wakajati Jateng → Kepala Pusat Kesehatan Yustisial
- Erich Folanda: Wakajati Kalbar → Wakajati Jateng
- Laksmi Indriyah Rohmulyati: Koordinator JAM Datun → Wakajati Kalbar
- Mukhlis: Asisten Pembinaan Kejati Jateng → Koordinator JAM Datun
- Suwandi: Wakajati Lampung → Kepala Pusat Strategi Kebijakan Hukum
- Teuku Rahmatsyah: Wakajati NTT → Wakajati NTB
- Wahyu Sabrudin: Koordinator JAM Pidsus → Wakajati NTT
- Agustinus Herimulyanto: Asisten Intel Kejati Jabar → Koordinator JAM Pidsus
- Sunarwan: Wakajati Bali → Kepala Biro Perlengkapan
- I Made Sudarmawan: Wakajati Kalut → Wakajati Bali
- Bangkit Sormin: Koordinator JAM Intel → Wakajati Kalut
- Mochamad Jeffry: Kepala Subdirektorat JAM Pidsus → Koordinator JAM Intel
- Chatarina Muliana: Kajati Bali → Kepala Pusat Pemulihan Aset
- Setiawan Budi Cahyono: Direktur IV JAM Intel → Kajati Bali
- Abdullah Noer Deny: Wakajati Sumut → Direktur IV JAM Intel
- Eko Adhyaksono: Wakajati Sulut → Wakajati Sumut
- Feri Tas: Koordinator JAM Datun → Wakajati Sulut
- Farhan: Asisten Pengawasan Kejati Sumsel → Koordinator JAM Datun
- Saiful Bahri Siregar: Wakajati Jatim → Kajati Bengkulu
- Luhur Istighfar: Wakajati Papua Barat → Wakajati Jatim
- Freddy D Simandjuntak: Koordinator JAM Pidum → Wakajati Papua Barat
- Agustian Sunaryo: Kepala Subdit Penuntutan JAM Pidum → Koordinator JAM Pidum
- Asmadi: Koordinator JAM Intel → Wakajati Papua
- Sunarko: Kepala Subdirektorat IV.B JAM Intel → Koordinator JAM Intel
Perombakan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Kejaksaan Agung tengah melakukan konsolidasi menyeluruh.
Rotasi jabatan diharapkan memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta mempercepat penanganan perkara strategis, khususnya korupsi dan kejahatan besar lainnya.
Topik:
