BREAKINGNEWS

Kejagung Kuliti Eks Kajari Jakut, Kasus Apa?

Kejagung Kuliti Eks Kajari Jakut, Kasus Apa?
Kejagung RI. (Dok MI)

Jakarta, MI - Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung tengah memeriksa Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Atang Pujiyanto.

Pemeriksaan ini memunculkan sorotan karena berkaitan dengan dugaan penanganan perkara saat Atang masih menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Ketut Sumedana, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Namun ia menepis kabar yang menyebut Atang “diamankan” oleh Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (PAM SDO) Kejagung.

Menurut Ketut, kehadiran Atang di Kejagung merupakan permintaan internal Kejati Sumsel untuk memberikan klarifikasi kepada bidang pengawasan.

“Bukan diamankan. Kita yang meminta yang bersangkutan ke Kejagung karena masih tahap klarifikasi di bidang pengawasan,” ujar Ketut, Jumat (8/5/2026).

Yang menarik, pemeriksaan itu disebut tidak berkaitan dengan posisi Atang saat ini sebagai Aspidum Sumsel. Fokus pengawasan justru mengarah ke masa lalunya ketika memimpin Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Ketut mengakui pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dugaan penanganan perkara saat Atang menjabat Kajari Jakarta Utara.

“Iya benar, terkait dugaan penanganan perkara saat menjabat Kajari Jakut,” katanya singkat.

Meski demikian, Ketut enggan menjawab lebih jauh ketika ditanya soal kemungkinan adanya aliran uang dalam penanganan perkara tersebut. Ia meminta pertanyaan itu ditujukan langsung kepada Kejaksaan Agung.

“Untuk lebih jelasnya silakan tanya ke Kejagung,” ujarnya.

Hingga kini, Kejagung belum memberikan penjelasan resmi mengenai substansi pemeriksaan tersebut. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, juga belum merespons konfirmasi yang diajukan wartawan.

Kasus ini menambah daftar pejabat penegak hukum yang terseret bayang-bayang dugaan permainan perkara. Di tengah gencarnya slogan bersih-bersih internal, publik kini menunggu, apakah pemeriksaan ini hanya berakhir sebagai klarifikasi, atau berkembang menjadi pintu masuk pengusutan yang lebih besar.

Topik:

Didin Alkindi

Penulis

Video Terbaru

Kejagung Kuliti Eks Kajari Jakut, Kasus Apa? | Monitor Indonesia