BREAKINGNEWS

KPK Geledah Rumah Pengusaha di Purworejo, Usut Jejak Uang Rp1,2 Miliar di OTT Bupati Pemalang

KPK Geledah Rumah Pengusaha di Purworejo, Usut Jejak Uang Rp1,2 Miliar di OTT Bupati Pemalang
KPK Geledah Rumah Pengusaha di Purworejo, Usut Jejak Uang Rp1,2 Miliar di OTT Bupati Pemalang

Purworejo, MI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pengusaha asal Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Lilik Budi Supriyanto (LBS), Sabtu (1/8/2026). Penggeledahan dilakukan untuk menelusuri dugaan aliran uang Rp1,2 miliar dalam perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Tim penyidik mendatangi rumah LBS di Kelurahan Mranti, Kecamatan Purworejo, sejak siang hari. Sejumlah kendaraan dan aparat bersenjata tampak berada di lokasi, sementara aktivitas penyidik menarik perhatian warga sekitar yang memadati area luar rumah.

Dari pantauan di lokasi, petugas terlihat membawa sejumlah barang dari rumah bernomor 164 tersebut. Namun, belum ada keterangan resmi mengenai barang bukti yang diamankan dalam penggeledahan.

Kasus ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan dugaan pemerasan dan pengurusan perkara yang kini ditangani KPK. LBS telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Mohamad Haris alias Gus Haris, serta Setya Budi Dias Oktavianto (DIS), putra LBS yang diketahui bekerja sebagai staf administrasi di KPK.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengungkapkan penyidik menduga terdapat aliran dana sebesar Rp1,2 miliar yang diterima LBS. Uang tersebut diduga berkaitan dengan upaya mengurus perkara hukum yang sedang dihadapi Bupati Pemalang di KPK.

Dalam konstruksi perkara, DIS diduga memanfaatkan posisinya sebagai staf administrasi KPK untuk mengetahui perkembangan penanganan perkara. Informasi itu kemudian diduga diteruskan kepada ayahnya, LBS, yang selanjutnya meyakinkan pihak tertentu agar menyerahkan uang dengan janji dapat membantu pengurusan perkara.

Kasus tersebut menyoroti dugaan penyalahgunaan akses terhadap informasi internal lembaga antirasuah untuk kepentingan pribadi. KPK kini terus menelusuri aliran dana serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.

Di lingkungan tempat tinggal LBS, warga mengaku terkejut atas penggeledahan tersebut. Salah seorang warga, Lia, mengatakan suasana mendadak ramai setelah sejumlah mobil dan aparat mendatangi rumah pengusaha yang selama ini dikenal aktif berinteraksi dengan masyarakat.

"Tadi banyak mobil parkir di sini, ada mobil polisi dan mobil-mobil lainnya," ujar Lia.

Sementara itu, Lurah Mranti, Haryono, menyatakan pemerintah kelurahan baru mengetahui dugaan keterlibatan LBS dari pemberitaan media. Ia menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Kami mendukung proses hukum yang sedang berjalan dan berharap semua pihak dapat bersikap kooperatif," kata Haryono.

KPK memastikan penyidikan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan praktik suap, pemerasan, dan makelar perkara yang menyeret Bupati Pemalang tersebut.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha di Purworejo, Usut Jejak Uang Rp1,2 Miliar di OTT Bupati Pemalang | Monitor Indonesia