BREAKINGNEWS

"Main Belakang" Bea Cukai dan Importir

Infografis - Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama menjadi sorotan usai Jaksa KPK mengungkap dugaan pertemuan tertutup dengan Bos Blueray Cargo, John Field, dalam sidang kasus suap impor Rp61 miliar di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Dok Monitorindonesia.com)
Infografis - Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama menjadi sorotan usai Jaksa KPK mengungkap dugaan pertemuan tertutup dengan Bos Blueray Cargo, John Field, dalam sidang kasus suap impor Rp61 miliar di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Dok Monitorindonesia.com)

Infografis, MI – Skandal dugaan mafia impor kembali mengguncang Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dalam sidang Tipikor, Jaksa KPK mengungkap adanya pertemuan tertutup antara Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama dan Bos Blueray Cargo, John Field, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Fakta itu terungkap dari kesaksian Orlando Hamonangan, pejabat intelijen Bea Cukai yang mengaku diperintahkan mengatur pertemuan tersebut pada 22 Juli 2025.

Jaksa menyebut pertemuan berlangsung secara tertutup dan hanya dihadiri Djaka, Direktur Penindakan dan Penyidikan Rizal, serta John Field. Pertemuan itu disebut sebagai pertemuan “enam mata”.

Kasus ini merupakan bagian dari perkara suap impor Blueray Cargo dengan nilai mencapai Rp61 miliar. KPK menduga uang haram tersebut mengalir ke sejumlah pejabat Bea Cukai demi melancarkan proses keluar masuk barang impor.

Selain uang tunai, jaksa juga mengungkap adanya fasilitas mewah berupa hiburan, jam tangan mewah hingga mobil untuk pejabat Bea Cukai.

Kini publik menanti keberanian KPK membongkar seluruh pihak yang diduga terlibat dalam skandal besar di tubuh Bea Cukai tersebut.

Topik:

Adelio Pratama

Penulis

Berita Terkini