Jakarta, MI— Kondisi kesehatan mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden menjadi sorotan setelah kanker prostat yang dideritanya dilaporkan telah menyebar ke tulang.
Biden pertama kali didiagnosis menderita kanker prostat agresif pada Mei 2025. Saat itu, kanker yang ditemukan disebut memiliki Gleason Score 9, salah satu indikator yang menunjukkan tingkat keganasan kanker prostat.
Skor Gleason digunakan untuk menilai karakteristik sel kanker prostat berdasarkan tingkat abnormalitasnya. Skor tersebut umumnya berada pada rentang 6 hingga 10, dengan angka yang lebih tinggi menunjukkan kanker yang lebih agresif.
Kini, penyakit tersebut dilaporkan telah mengalami metastasis atau penyebaran ke tulang. Kondisi ini menandakan bahwa kanker tidak lagi terbatas pada organ asalnya.
Kabar mengenai kondisi Biden sebelumnya juga mendapat perhatian dari Presiden AS Donald Trump. Saat diagnosis Biden diumumkan pada 2025, Trump menyampaikan simpati dan mendoakan kesembuhan mantan rival politiknya tersebut.
"Melania dan saya bersedih mendengar tentang diagnosis medis terbaru Joe Biden," kata Trump dalam pernyataannya seperti dilaporkan AFP pada Mei 2025.
Trump juga menyampaikan dukungan kepada Biden dan keluarganya agar dapat menghadapi kondisi tersebut.
Perkembangan terbaru mengenai kesehatan Biden kembali menjadi perhatian publik karena penyebaran kanker ke tulang merupakan kondisi serius yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan.
Meski demikian, kondisi klinis seseorang tidak dapat dinilai hanya berdasarkan jenis kanker atau skor Gleason. Penanganan dan prognosis sangat bergantung pada hasil pemeriksaan dokter, respons terhadap terapi, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan.**
