Jakarta, MI - Sejumlah wilayah di Jakarta disebut rawan aksi begal. Beberapa titik di lima wilayah administrasi ibu kota perlu mendapat perhatian lebih, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari.
Berdasarkan informasi yang beredar, rentang waktu pukul 23.00 hingga 04.00 WIB menjadi periode yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hingga dini hari.
Di wilayah Jakarta Barat, sejumlah kawasan yang disebut rawan meliputi Jalan Arjuna Utara di Kebon Jeruk, Palmerah, Tamansari, Tambora, Grogol, hingga Petamburan.
Sementara itu, di Jakarta Selatan, area sekitar TPU Menteng Pulo di Kuningan juga masuk dalam daftar lokasi yang perlu diwaspadai.
Sedangkan di Jakarta Pusat, beberapa titik yang disebut rawan antara lain Underpass Senen, Jalan Letjen Suprapto, serta Jalan Benyamin Sueb di kawasan Kemayoran.
Di Jakarta Timur, sejumlah titik juga menjadi perhatian, seperti Flyover Kampung Melayu, Klender, Duren Sawit, kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), hingga Jalan Raya Bogor dari Kramat Jati menuju Ciracas.
Kemudian di Jakarta Utara, kawasan Jalan RE Martadinata dari Ancol menuju Tanjung Priok, Cilincing, serta Jalan Pluit Selatan turut masuk dalam daftar lokasi yang perlu diwaspadai.
Meski informasi tersebut ramai beredar di masyarakat, warga diimbau tetap bijak dalam menyikapi pesan berantai yang belum sepenuhnya terverifikasi.
Pengguna jalan juga disarankan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada malam hingga dini hari, menghindari jalur yang sepi bila memungkinkan, serta tetap menjaga komunikasi dengan keluarga atau kerabat selama perjalanan.
Selain itu, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat keamanan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar maupun di perjalanan.
Kewaspadaan dan kehati-hatian saat beraktivitas pada malam hari dinilai penting untuk meminimalkan risiko terjadinya tindak kriminal di jalanan.

