BREAKINGNEWS

Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta

Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta
Lansia 80 Tahun Tewas dalam Kebakaran Permukiman Padat di Cideng Jakarta

Jakarta, MI– Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Citarum, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026) dini hari, menewaskan seorang lansia berusia 80 tahun. 

Selain korban meninggal, lima warga lainnya mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin, mengatakan korban meninggal diketahui berinisial TBS (80). Sementara lima korban luka ringan masing-masing berinisial NS (22), N (11), AS (30), B (24), dan MAM (56).

"Korban meninggal satu orang dan lima lainnya mengalami luka ringan," kata Syarifudin.

Kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk yang berada di dekat jalur rel kereta lintas Tanah Abang-Duri. Api pertama kali dilaporkan warga pada pukul 04.48 WIB dan dengan cepat membesar hingga melalap bangunan semi permanen seluas sekitar 180 meter persegi.

Sebanyak 88 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api. Proses pemadaman dimulai pukul 04.57 WIB dan baru berhasil diselesaikan sekitar pukul 06.00 WIB.

Menurut Syarifudin, petugas sempat menghadapi kendala saat proses penanganan karena akses menuju lokasi sangat sempit serta terdapat sejumlah proyek galian yang menghambat pergerakan armada pemadam.

Meski demikian, api akhirnya berhasil dilokalisasi dan tidak meluas ke area permukiman lainnya. Saat ini petugas masih melakukan pendataan terhadap kerugian material dan jumlah bangunan yang terdampak.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Insiden tersebut juga sempat mengganggu perjalanan KRL lintas Tanah Abang-Duri sebelum operasional kembali normal setelah proses pemadaman selesai.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Ci | Monitor Indonesia