Jakarta, MI— Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan kerja padat karya sebagai bantalan sosial bagi warga yang belum memiliki pekerjaan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan program ini hanya diperuntukkan bagi warga yang memiliki KTP Jakarta.
Menurut Pramono, kepemilikan KTP Jakarta menjadi syarat mutlak untuk mengikuti program tersebut. Pemprov DKI belum membuka kesempatan bagi pencari kerja dari luar Jakarta karena program ini diprioritaskan untuk membantu warga ibu kota yang masih menganggur.
"Persyaratannya hanya satu, KTP Jakarta. Untuk KTP di luar Jakarta, kami belum bisa memberikan kesempatan," kata Pramono, Senin (8/6/2026).
Pramono memastikan program padat karya ini tidak mensyaratkan latar belakang pendidikan tertentu. Bahkan lulusan sekolah dasar tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti rekrutmen.
Ia menegaskan kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Pemprov DKI memperluas akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Para peserta yang lolos seleksi nantinya akan menerima upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp5.729.876 per bulan.
"Salary-nya UMP. Dananya sudah tersedia dan segera dibuka melalui Dinas Ketenagakerjaan," ujarnya.
Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran untuk menjalankan program tersebut. Para pekerja akan dikontrak selama tiga hingga enam bulan sesuai kebutuhan proyek yang dikerjakan.
Mereka akan ditempatkan di berbagai sektor pelayanan publik, mulai dari membantu petugas kebersihan hingga mendukung pemeliharaan sarana dan prasarana kota.
Pramono menyebut program ini dirancang sebagai bantalan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kesempatan kerja bagi warga Jakarta yang belum terserap di sektor formal.
"Intinya supaya orang bekerja. Bisa membantu pasukan oranye, PJLP, dan berbagai pekerjaan lapangan lainnya," tegasnya.
Dengan ribuan lowongan yang segera dibuka, Pemprov DKI berharap program ini mampu menekan angka pengangguran sekaligus memberikan penghasilan layak bagi warga Jakarta yang membutuhkan pekerjaan.**

