Jakarta, MI— Aksi brutal pembacokan terhadap seorang pelajar di Gang T, Palmerah Barat, Jakarta Barat, berakhir dengan penangkapan dua pelaku yang masih berstatus pelajar. Ironisnya, keduanya diciduk polisi saat sedang mengikuti ujian sekolah pada Rabu (10/6/2026).
Kapolsek Palmerah AKP Parman BM Nainggolan mengatakan, kedua pelaku berinisial AS (16) dan MF (16) berhasil diidentifikasi melalui rekaman CCTV sebelum akhirnya diamankan Unit Reskrim Polsek Palmerah di sekolah mereka.
"Kedua pelaku ini masih pelajar juga, dijemput tadi pagi oleh kepolisian di sekolahnya saat sedang mengikuti ujian sekolah," kata Parman.
Dalam video yang beredar, kedua pelaku tampak menangis dan menutupi wajah saat digiring masuk ke Mapolsek Palmerah. Keduanya hanya tertunduk dan sesenggukan ketika menjalani proses pemeriksaan.
Dari hasil penyelidikan, AS diketahui menjadi pelaku yang pertama menyerang korban menggunakan ikat pinggang saat berpapasan di gang. Setelah itu, MF yang dibonceng turun dari sepeda motor dan membacok korban menggunakan celurit.
"Untuk saat ini yang diamankan baru dua pelaku. Untuk yang lainnya nanti melihat hasil pemeriksaan. Karena kedua pelaku ini yang melakukan penyerangan menggunakan gesper dan celurit," ujar Parman.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bahu kanan dan harus mendapatkan tujuh jahitan. Setelah melukai korban, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi.
Polisi bergerak cepat setelah menemukan rekaman CCTV dan informasi yang beredar di media sosial. Dari pengungkapan kasus ini, polisi turut menyita dua unit sepeda motor serta sebilah celurit yang digunakan saat aksi pembacokan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban dan pelaku tidak saling mengenal. Polisi menduga aksi kekerasan itu dilakukan secara spontan ketika korban dan pelaku berpapasan saat hendak berangkat sekolah.
Meski demikian, penyidik masih mendalami motif sebenarnya di balik aksi pembacokan yang dilakukan dua remaja tersebut.**

