BREAKINGNEWS

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta per Bulan

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta per Bulan
Pekerja padat karya DKI Jakarta.

Jakarta, MI– Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka peluang kerja besar-besaran bagi warga ibu kota melalui Program Padat Karya 2026. Sebanyak 2.843 lowongan kerja disiapkan untuk berbagai posisi dengan upah mencapai Rp5,7 juta per bulan, setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta.

Program yang akan mulai berjalan pada Juli 2026 ini menjadi salah satu langkah cepat Pemprov DKI untuk menekan angka pengangguran sekaligus membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi yang masih dirasakan di berbagai lapisan warga.

Menariknya, syarat utama untuk mengikuti program ini relatif sederhana, yakni cukup memiliki KTP DKI Jakarta dan memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan masing-masing instansi.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Suku Dinas membuka beragam posisi, mulai dari pekerja lapangan, petugas lalu lintas, petugas keamanan, administrasi, hingga tenaga teknis seperti tukang listrik dan mandor.

Beberapa posisi yang dibuka antara lain Petugas Lalu Lintas (Flagman) dan Petugas Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Dinas Bina Marga, Petugas Keamanan serta Pekerja Lapangan di Dinas Sumber Daya Air, hingga berbagai posisi di Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat.

Sebagian besar masa kerja berlangsung selama tiga bulan, mulai Juli hingga September 2026. Namun, terdapat pula posisi tertentu yang berlangsung hingga November 2026.

Karena masa pendaftaran yang relatif singkat, warga diminta segera mengajukan lamaran sebelum batas akhir yang sebagian besar jatuh pada 25 hingga 26 Juni 2026.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan Program Padat Karya dirancang sebagai bantalan sosial jangka pendek untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kesempatan memperoleh penghasilan bagi warga yang membutuhkan pekerjaan.

"Kami membuka program padat karya ini sebagai bantalan sosial jangka pendek agar masyarakat tetap bisa bekerja dan memperoleh penghasilan," ujar Pramono dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, program ini merupakan respons langsung pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi yang mulai memberikan tekanan kepada sebagian masyarakat.

Senada dengan itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengatakan Program Padat Karya merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI untuk menghadirkan lapangan kerja yang inklusif dan menyentuh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

"Pak Gubernur Pramono Anung sangat peduli dengan kondisi masyarakat kita. Melalui Program Padat Karya, kita tidak hanya membuka kesempatan kerja, tetapi juga memastikan bantuan ini benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan," kata Chico.

Ia menambahkan, program tersebut diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran sekaligus mendorong perputaran ekonomi hingga tingkat kelurahan dan lingkungan RW.

Pemprov DKI menyatakan sejumlah instansi pelaksana, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta Dinas Sumber Daya Air, akan segera melakukan verifikasi terhadap seluruh calon peserta.

Hasil seleksi nantinya akan diumumkan melalui platform resmi Program Padat Karya. Sementara itu, pemerintah kota dan kabupaten administrasi di seluruh Jakarta diminta mengintensifkan sosialisasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan, RT, dan RW agar informasi lowongan ini dapat menjangkau masyarakat secara luas.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Gaji Setara UMP | Monitor Indonesia