BREAKINGNEWS

WNA Uzbekistan Jadi Korban Taksi Gelap di Jakarta, Dipatok Rp1,4 Juta

WNA Uzbekistan Jadi Korban Taksi Gelap di Jakarta, Dipatok Rp1,4 Juta
Sirojiddin (39) warga negara Uzbekistan

Jakarta, MI– Seorang wisatawan asal Uzbekistan menjadi korban dugaan penipuan taksi gelap di Jakarta Barat saat hendak melanjutkan perjalanan wisata ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Korban bahkan harus mengeluarkan uang hingga Rp1,4 juta sebelum akhirnya menyadari dirinya telah diperdaya.

Peristiwa itu dialami Sirojiddin (39) sesaat setelah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (19/6/2026) dini hari. Saat mencari transportasi menuju lokasi keberangkatan bus ke Lombok, korban dihampiri seorang pengemudi taksi gelap yang menawarkan bantuan.

Namun bukannya diantar ke terminal resmi, Sirojiddin justru dibawa ke sebuah terminal bayangan di kawasan Jalan Kayu Besar, Kalideres, Jakarta Barat.

"Jadi kejadiannya itu ketika korban hendak mencari transportasi untuk melanjutkan perjalanan menuju Lombok, korban dihampiri oleh seorang pengemudi taksi gelap," kata Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo, Selasa (23/6/2026).

Di lokasi tersebut, korban diminta membeli tiket bus menuju Lombok seharga Rp1,2 juta. Padahal harga normal tiket yang sama hanya sekitar Rp800 ribu. Tak hanya itu, korban juga diminta membayar tambahan Rp200 ribu kepada sopir dengan alasan biaya penjemputan dari hotel menuju titik keberangkatan bus.

"Biaya tambahan itu karena pelaku juga menjanjikan akan menjemput kembali korban di hotel tempatnya menginap untuk diantar menuju lokasi keberangkatan bus," ujar Rachmad.

Janji tersebut ternyata hanya akal-akalan. Saat hari keberangkatan tiba, sopir taksi gelap yang menjanjikan layanan penjemputan tidak pernah datang. Korban yang kebingungan akhirnya mendatangi Polsek Kalideres untuk meminta bantuan.

Mendapat laporan tersebut, polisi segera melakukan pendampingan dan mempertemukan korban dengan pengelola loket bus tempat tiket dibeli. Melalui proses mediasi, seluruh uang korban sebesar Rp1,4 juta berhasil dikembalikan.

"Petugas kemudian datang dan membawa korban, mempertemukan Sirojiddin ini dengan pemilik loket bus tersebut," jelas Rachmad.

Setelah persoalan selesai, polisi mengantar korban ke Terminal Kalideres untuk membeli tiket dengan harga resmi dan memastikan perjalanan menuju Lombok dapat dilanjutkan dengan aman.

"Kami berupaya responsif dan melakukan pendampingan pelayanan kepada WNA, jadi kami antar langsung korban ke Terminal Kalideres agar korban dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan aman," tegas Rachmad.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

WNA Uzbekistan Jadi Korban Taksi Gelap di Jakarta, Dipatok R | Monitor Indonesia