Jakarta, MI– Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengingatkan agar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta tetap berlangsung meriah, namun tidak berlebihan. Pesan itu disampaikan di tengah situasi politik nasional yang menurutnya perlu dicermati dengan bijak.
Pernyataan tersebut diungkapkan Pramono usai mengukuhkan 16 anggota Akademi Jakarta periode 2026-2031 di Balai Kota Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Menurut Pramono, pemerintah tetap berkewajiban menghadirkan suasana gembira bagi warga ibu kota melalui berbagai rangkaian acara HUT Jakarta. Namun, euforia perayaan tidak boleh dilakukan secara berlebihan, terutama ketika kondisi sosial dan politik membutuhkan perhatian serius.
"Membuat kegembiraan masyarakat, tetapi tidak berlebihan. Karena bagi saya, dalam kondisi suhu politik yang seperti ini, kegembiraan penting tetapi tidak kemudian berlebihan," kata Pramono.
Pernyataan itu muncul saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan berbagai agenda perayaan HUT Jakarta yang berlangsung sejak 21 Juni dan akan mencapai puncaknya pada 27-28 Juni 2026. Sejumlah kegiatan besar dijadwalkan digelar di kawasan Bundaran HI dan sejumlah titik strategis lainnya.
Meski tidak menjelaskan secara rinci situasi politik yang dimaksud, pernyataan Pramono memunculkan perhatian publik karena disampaikan di tengah dinamika politik nasional yang masih menjadi sorotan berbagai kalangan.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono menegaskan bahwa pembangunan Jakarta tidak semata-mata diukur dari banyaknya proyek fisik yang dibangun. Ia menilai kualitas hidup warga, ruang budaya, dan kenyamanan masyarakat justru harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
"Pembangunan fisik dilakukan, tetapi bukan yang utama. Yang paling utama adalah membuat masyarakat Jakarta menjadi nyaman," tegasnya.
Pramono juga menekankan pentingnya memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang tetap memberi ruang luas bagi seni, budaya, dan ekspresi publik. Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh gedung-gedung megah dan infrastruktur modern, tetapi juga oleh kebahagiaan dan kenyamanan warganya.**
