BREAKINGNEWS

Pramono Tuntaskan Jalan Inspeksi Kali Grogol, Target Putus Rawan Banjir di Kemanggisan

Pramono Tuntaskan Jalan Inspeksi Kali Grogol, Target Putus Rawan Banjir di Kemanggisan
Pramono Tuntaskan Jalan Inspeksi Kali Grogol, Target Putus Rawan Banjir di Kemanggisan

Jakarta, MI– Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan tanggul dan Jalan Inspeksi Kali Grogol di Segmen Kemanggisan, Jakarta Barat, segera dituntaskan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian banjir di ibu kota. 

Sisa proyek sepanjang sekitar 600 meter dipastikan selesai setelah anggarannya dialokasikan dalam APBD DKI Jakarta 2026.

Saat meninjau lokasi proyek pada Kamis (2/7/2026), Pramono meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mempercepat penyelesaian pekerjaan agar seluruh jalur pengendali banjir dapat berfungsi optimal.

"Untuk Sungai Grogol segmen Kemanggisan ini, saya minta Dinas Sumber Daya Air menyelesaikan hingga ujung yang masih tersisa sekitar 600 meter. Anggarannya sudah tersedia di APBD, sehingga proyek ini pasti akan diselesaikan," tegas Pramono.

Proyek penataan Kali Grogol mencakup pembangunan tanggul sepanjang 1.480 meter di kedua sisi sungai yang dilengkapi parapet beton sebagai pelindung dari luapan air. Infrastruktur tersebut membentang dari Jalan Kemanggisan Utama Raya hingga kawasan Tol Jakarta–Merak.

Selain memperkuat tanggul, Pemprov DKI juga membangun Jalan Inspeksi Kali Grogol yang akan menjadi jalur operasional petugas untuk melakukan pemantauan sungai, mengangkut sedimen dan sampah, serta mempercepat penanganan jika terjadi penyumbatan atau kerusakan infrastruktur. Jalan tersebut juga dilengkapi trotoar agar dapat dimanfaatkan masyarakat dengan lebih aman dan nyaman.

Untuk meminimalkan risiko banjir di kawasan permukiman, pemerintah turut membangun saluran gendong yang berfungsi menampung limpasan air sebelum dialirkan ke Kali Grogol. Sementara itu, normalisasi sungai dilakukan dengan mempertahankan kapasitas penampang sungai agar mampu menampung debit air saat hujan lebat.

Pramono mengatakan kawasan Kemanggisan yang kini ditata pernah menjadi salah satu titik rawan banjir di Jakarta Barat. Bahkan, sekitar lima tahun lalu, banjir di wilayah tersebut sempat mencapai atap rumah warga.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi Dinas SDA DKI Jakarta, DPRD DKI Jakarta, dan Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam mengubah kawasan yang sebelumnya dikenal kumuh dan rawan banjir menjadi lebih tertata.

"Dulu kawasan ini dikenal kumuh, bahkan dianggap gelap dan sulit ditangani. Sekarang perlahan bisa dibenahi berkat kerja sama semua pihak," ujarnya.

Meski demikian, Pramono menegaskan pembangunan infrastruktur harus diikuti dengan pengelolaan yang berkelanjutan. Ia menginstruksikan Wali Kota Jakarta Barat, camat, hingga lurah untuk memastikan Jalan Inspeksi Kali Grogol tetap steril dari bangunan liar.

"Kalau jalannya sudah selesai, jangan sampai ada bangunan liar berdiri di atas jalan inspeksi. Membangun itu penting, tetapi merawat jauh lebih penting agar infrastruktur yang sudah dibangun benar-benar berfungsi maksimal," tegasnya.

Pemprov DKI Jakarta berharap penyelesaian proyek tanggul dan Jalan Inspeksi Kali Grogol tidak hanya memperkuat pengendalian banjir di Jakarta Barat, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan, memperlancar akses petugas, serta memberikan rasa aman bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Pramono Tuntaskan Jalan Inspeksi Kali Grogol, Target Putus R | Monitor Indonesia