BREAKINGNEWS

Pramono Kaji Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta Jadi Rp5.000

Pramono Kaji Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta Jadi Rp5.000
Tarif Transjakarta diusulkan naik menjadi Rp5.000 per perjalanan (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - Rencana kenaikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek mulai memasuki tahap pembahasan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerima usulan dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) dan akan segera mengkajinya.

DTKJ mengusulkan tarif Transjakarta naik menjadi Rp5.000 per perjalanan, sementara tarif Transjabodetabek diusulkan sebesar Rp10.000.

"Untuk usulan dari Dewan Transportasi tentunya segera akan dikaji oleh Pemerintah DKI Jakarta, saya sudah mendapatkan usulan tersebut, nanti kami bahas dan segera memang harus diambil keputusan," ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

Menurut Pramono, pembahasan kenaikan tarif juga akan melibatkan DPRD DKI Jakarta. Ia menyebut keputusan mengenai tarif Transjabodetabek, khususnya rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Terutama untuk Transjabodetabek yang ke bandara yang pada waktu itu saya janjikan dalam waktu tiga bulan akan kita umumkan. Ini sudah lebih dari tiga bulan sehingga sekarang ini memang kita juga sedang membahas dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta mengenai hal tersebut."

Sebagai informasi, rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta mulai beroperasi pada 12 Maret 2026 dengan tarif promosi Rp3.500 selama tiga bulan pertama. Pemprov DKI Jakarta sebelumnya menyatakan tarif tersebut tidak dapat dipertahankan karena tingginya beban subsidi.

Selain mengusulkan tarif baru, DTKJ juga mengajukan skema tarif langganan bagi pengguna Transjakarta. Ketua DTKJ Sugihardjo mengatakan konsep tersebut mengacu pada sistem yang telah diterapkan di berbagai negara.

Dalam usulannya, apabila tarif Transjakarta ditetapkan menjadi Rp5.000 per perjalanan untuk layanan BRT, non-BRT, dan Mikrotrans, pelanggan dapat memilih paket langganan senilai Rp200 ribu per bulan.

"Kalau tarif normal Rp5.000 berangkat dan Rp5.000 pulang, sebulan sekitar Rp250 ribu. Nah, kalau menggunakan tarif langganan, kami mengusulkan ada diskon 20 persen, sehingga cukup membayar Rp200 ribu," jelas Sugihardjo kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Pramono Kaji Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta Jadi Rp5.000 | Monitor Indonesia