BREAKINGNEWS

3 Pekerja Tewas di Proyek PAM Jaya, Said Iqbal Soroti Buruknya K3: Copot Dirutnya!

3 Pekerja Tewas di Proyek PAM Jaya, Said Iqbal Soroti Buruknya K3: Copot Dirutnya!
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI - Tragedi yang merenggut nyawa tiga pekerja proyek pipa air bersih PAM Jaya berbuntut panjang. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mendesak Gubernur DKI Jakarta segera mencopot Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin.

Desakan itu muncul setelah terungkap dugaan buruknya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Bahkan, Said mengaku menerima informasi bahwa hak normatif para pekerja, termasuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, diduga tidak dipenuhi.

“BPJS tidak dibayar, kelewatan bener. Copot itu! Kami enggak akan kompromi, copot itu Dirut PDAM! Periksa! Periksa apakah tendernya benar atau tidak,” tegas Said di Setiabudi Atrium, Senin (13/7/2026).

Menurut Presiden Partai Buruh itu, sulit diterima jika proyek bernilai triliunan rupiah justru mengabaikan aspek keselamatan pekerja.

Usai melakukan inspeksi mendadak ke PT Moya Indonesia, Said menilai PAM Jaya lalai memastikan kontraktor menjalankan standar K3 di lapangan.

“Saya sudah ingatkan beberapa tuntutan ini melalui teman-teman kepada Bapak Gubernur, kami juga udah minta waktu ketemu Gubernur, copot itu Dirut PDAM. Bagaimana mungkin tender triliunan, tapi K3-nya nggak bener,” kata Said.

Tak berhenti di situ, Said juga meminta polisi memperluas penyelidikan terhadap proyek-proyek PT Moya Indonesia. Menurutnya, insiden di Cipayung bukan satu-satunya kecelakaan kerja yang patut diusut.

Ia menyinggung ledakan proyek galian pipa air bersih di Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan, yang sebelumnya juga memakan korban jiwa.

Korban Ditemukan Tanpa APD

Tragedi itu terjadi pada Kamis (9/7/2026), saat tiga pekerja ditemukan meninggal dunia di dalam gorong-gorong sedalam sekitar tiga meter di Jalan Raya Mabes Hankam, Cipayung, Jakarta Timur.

Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing mengatakan, jasad para korban dievakuasi setelah adanya laporan warga sekitar pukul 10.30 WIB.

Dari tiga korban, satu merupakan warga negara China, sementara dua lainnya warga negara Indonesia.

Yang membuat kasus ini semakin memprihatinkan, polisi mengaku tidak melihat adanya alat pelindung diri (APD) yang dikenakan para korban saat dievakuasi.

“Yang kami lihat itu ketika diangkat menggunakan kaos, celana panjang, itu aja. Bahan yang lain atau alat perlengkapan safety mereka, saya enggak lihat,” kata Saut. 

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

3 Pekerja Tewas di Proyek PAM Jaya, Said Iqbal Soroti Buruknya K3: Copot Dirutnya! | Monitor Indonesia