BREAKINGNEWS

Yayasan Desak Polisi Usut Temuan 995 Senjata dan Narkoba di Sekolah Jaksel

Yayasan Desak Polisi Usut Temuan 995 Senjata dan Narkoba di Sekolah Jaksel
Nyaris 1.000 Senjata Api Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Polisi Selidiki Dugaan Penyimpanan Ilegal

Jakarta, MI – Penemuan 995 pucuk senjata, narkotika, dan puluhan keping CD porno di lingkungan sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan terus menjadi sorotan.

Yayasan sekolah mendesak Polres Metro Jakarta Selatan mengusut tuntas kasus tersebut, dengan menekankan bahwa penyimpanan ratusan senjata di kawasan pendidikan merupakan persoalan serius yang menyangkut keselamatan peserta didik dan keamanan publik.

Kuasa hukum yayasan sekaligus pelapor, Hermawanto dari Maqdir Ismail & Partners, menegaskan fokus utama pihaknya bukan sekadar jumlah barang yang ditemukan, melainkan lokasi penyimpanannya yang berada di lingkungan sekolah, tempat aktivitas belajar berlangsung setiap hari.

"Yang menjadi perhatian utama kami adalah lokasi penyimpanan barang-barang tersebut berada di lingkungan sekolah. Apa pun status hukumnya nanti, penyimpanan perlengkapan dalam jumlah sebesar itu di kawasan pendidikan menimbulkan pertanyaan serius mengenai aspek keselamatan serta kepatuhan terhadap ketentuan perizinan dan tata kelola penyimpanan," kata Hermawanto, Kamis (6/8/2026).

Ia menegaskan pihak yayasan menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan kepolisian dan tidak ingin terburu-buru menyimpulkan seluruh barang tersebut sebagai senjata api ilegal. Menurutnya, status hukum setiap barang harus dibuktikan melalui pemeriksaan forensik, balistik, serta verifikasi legalitas kepemilikannya.

Meski demikian, Hermawanto menilai jenis dan jumlah barang yang ditemukan membuat perkara ini tidak bisa dianggap sebagai kasus biasa. Ia menyebut penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh karena terdapat dugaan adanya aktivitas yang berpotensi melanggar hukum, termasuk kemungkinan peredaran senjata secara ilegal.

Menurutnya, publik berhak memperoleh kepastian mengenai siapa pemilik dan penguasa seluruh barang tersebut, dasar hukum penyimpanannya di lingkungan sekolah, legalitas izin penyimpanan, hingga ada atau tidaknya pelanggaran pidana maupun administrasi.

Karena itu, tim kuasa hukum meminta penyidik memprioritaskan sejumlah langkah penting, mulai dari identifikasi forensik seluruh barang bukti, pemeriksaan legalitas izin impor, distribusi, kepemilikan dan penyimpanan senjata, penelusuran asal-usul barang, penetapan pihak yang bertanggung jawab, hingga penyampaian perkembangan penyidikan secara berkala kepada masyarakat.

"Kami menegaskan kembali laporan ini bertujuan memastikan lingkungan pendidikan tetap terlindungi. Apabila ditemukan pelanggaran hukum, seluruh pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk terkait temuan narkotika," tegas Hermawanto.

Yayasan memastikan akan terus mengawal proses hukum hingga seluruh fakta di balik penyimpanan ratusan senjata, narkotika, dan barang terlarang di lingkungan sekolah tersebut terungkap secara transparan dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Yayasan Desak Polisi Usut Temuan 995 Senjata dan Narkoba di Sekolah Jaksel | Monitor Indonesia