Panglima TNI Tolak Perbaikan Lapas Militer

Reina Laura
Reina Laura
Diperbarui 13 September 2023 17:02 WIB
Jakarta, MI - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, menolak usulan perbaikan Lembaga Pemasyarakatan Militer (Lemasmil). Hal tersebut bertujuan, agar prajurit yang bersalah kapok atas kesalahan yang telah diperbuat. Bahkan, ia meminta agar narapidana dicampur dengan ayam agar merasa jera. "Makanya saya enggak mau kemarin untuk diajukan perbaikan, enggak, enggak usah perlu diperbaiki, kalau perlu dicampur sama ayam atau kucing di dalam situ, biar kapok," kata Yudo kepada wartawan, Selasa (12/9). Menurut Yudo, apabila penjara militer diperbaiki justru itu akan membuat prajurit yang bersalah keenakan. "Kok enak dia di dalam situ enak-enak, sementara prajurit yang di Papua saat ini sedang berhadapan dengan KST (Kelompok Separatis Teroris), dia enak-enak rokok-an di situ sampai WA-WA-an. Nah ini terapkan, enggak boleh di Lemasmil ini," ujarnya. "Lembaga Pemasyarakatan di luar yang kalau kita lihat itu ada ac-nya, ada ruangan-ruangan tertentu, enggak ada di kita. Kalau perlu, di tempat kita ini pakai matras itu, kalau perlu tempat minumnya itu tempat ceboknya itu pakai velpes (botol minum) itu. Nah itu Pak Kababinkum,"tambahnya. Pihaknya mengikuti keputusan politik negara, terkait dengan adanya usulan revisi UU Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer. "Kita ini selalu tunduk pada keputusan politik negara mau diubah menjadi undang-undang apa pun silakan, cuma yang sekarang ini yang masih berlaku sekarang adalah Peradilan Militer," pungkasnya.   #Panglima TNI Tolak Perbaikan Lapas Militer
Berita Terkait