BREAKINGNEWS

Datangi Bareskrim Polri, Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar Terkait Penyebaran Hoaks

Datangi Bareskrim Polri, Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar Terkait Penyebaran Hoaks
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, mendatangi Gedung Bareskrim Polri di Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). Kedatangannya itu untuk melaporkan langsung Rismon Hasiholan Sianipar ke pihak kepolisian.

JK tiba di Gedung Bareskrim sekitar pukul 11.00 WIB bersama kuasa hukumnya. Namun, ia tidak memberikan pernyataan kepada awak media yang telah menunggu di lokasi dan langsung masuk ke dalam gedung.

Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu, menjelaskan bahwa kedatangan kliennya berkaitan dengan laporan dugaan penyebaran hoaks yang sebelumnya telah diajukan ke Bareskrim beberapa hari lalu.

”Betul (JK datang ke Gedung Bareskrim, terkait kasus) Rismon,” kata Abdul saat dikonfirmasi oleh awak media.

Abdul juga mengungkapkan bahwa laporan tersebut tidak hanya ditujukan kepada Rismon. Sejumlah pihak lain yang ikut menyebarkan informasi hoax turut dilaporkan.

Ia menyatakan bahwa mereka telah melakukan pencemaran nama baik dan fitnah. ”Ada juga berita hoaks atau bohong yang disebarkan oleh beberapa akun kanal dan YouTuber,” ujarnya.

Salah satu pernyataan yang dipersoalkan pihak JK adalah tudingan dari Rismon Hasiholan Sianipar yang menyebut adanya pejabat elit di balik gerakan menyoal ijazah Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Dalam pernyataannya, Rismon turut menyinggung nama JK.

Abdul, menjelaskan bahwa kliennya disebut-sebut telah memberikan sejumlah uang kepada Roy Suryo.

”Di situ beliau menyebutkan bahwa Pak JK memberikan atau menyerahkan duit kepada kalau nggak salah Roy Suryo dan kawan-kawan sebesar Rp 5 miliar dan beliau menyaksikan. Itulah kenapa laporan ini kami buat sebagai langkah serius untuk merespons dan meminta pertanggungjawaban klarifikasi dia,” ungkapnya.

Selain pernyataan Rismon, Abdul menambahkan bahwa beberapa kreator konten yang turut menyebarluaskan pernyataan tersebut juga ikut dilaporkan. Salah satunya pemilik kanal YouTube Ruang Konsensus, yang dinilai turut menyinggung JK dalam sejumlah konten yang diunggah.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru