BREAKINGNEWS

Presiden Prabowo Geram! Pengusaha Tambang Beroperasi 8 Tahun Tanpa Izin

Presiden Prabowo Geram! Pengusaha Tambang Beroperasi 8 Tahun Tanpa Izin
Presiden Prabowo Subainto dalam acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan dan aset negara di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (10/4/2026) (Foto: Dok Setpres)

Jakarta, MI - Presiden Prabowo Subianto mengungkap adanya praktik pertambangan ilegal yang dilakukan oleh oknum pengusaha. Ia menyebut, pelaku tetap mengeruk kekayaan alam milik negara meski Izin Usaha Pertambangan (IUP) miliknya sudah dicabut sejak delapan tahun lalu.

Prabowo menegaskan kekesalannya terhadap sikap pengusaha tersebut yang dinilai mengabaikan hukum di Indonesia. 

Menurutnya, kekayaan alam seharusnya dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat, bukan justru dieksploitasi secara ilegal demi keuntungan pribadi. Ia bahkan menilai tindakan itu sebagai bentuk penghinaan terhadap negara dan para pendiri bangsa.

"Sudah ada izin yang dicabut oleh Pemerintah Republik Indonesia, delapan tahun si pengusaha itu ndableg (masa bodoh) terus. Dia laksanakan tambang tanpa izin, dia mentertawakan Republik Indonesia, dia meludahi pengorbanan mereka-mereka yang gugur untuk kemerdekaan Indonesia. Dia tidak hormat sama NKRI," ungkap Prabowo dalam acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan dan aset negara di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Prabowo pun meminta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin untuk bertindak tegas terhadap pengusaha tambang ilegal tersebut.

"Saya perintahkan Jaksa Agung, tegakkan hukum. Pidanakan! Kita tidak ragu-ragu dan kita tidak gentar," tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa penindakan terhadap aktivitas tambang dan perkebunan ilegal di kawasan hutan dilakukan tanpa pandang bulu. Akibatnya, banyak pengusaha-pengusaha nakal yang melakukan perlawanan. 

Menurutnya, tidak sedikit dari pihak-pihak tersebut yang memanfaatkan kekayaan untuk membiayai gerakan-gerakan yang bertujuan menjatuhkan pemerintahan yang sah. Meski begitu, pemerintah tidak akan mundur dan tetap berkomitmen membela kepentingan rakyat.

Ia juga meminta jajarannya agar tetap teguh menghadapi berbagai tekanan. 

"Semakin kita tegas, semakin kita teguh, semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan. Semakin kita akan diserang, jangan khawatir. Dia akan menggunakan segala alat, dia akan menggunakan uang yang mereka curi untuk membiayai gerakan-gerakan. Tidak gentar kita, rakyat bersama kita," tuturnya.

Di sisi lain, ia menyampaikan apresiasi kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) atas kerja keras mereka dalam menyelamatkan aset negara yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

"Kita tidak akan berhenti. Kita tidak akan gentar. Kita maju terus membela bangsa dan negara. Terima kasih, selamat berjuang. Saya hormat dengan pekerjaan kalian. Kita siap mati di atas jalan yang benar. Membela rakyat adalah pekerjaan yang sangat mulia," pungkasnya. 

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru