BREAKINGNEWS

Dilaporkan JK, Rismon Sebut Video Dirinya Direkayasa AI

Dilaporkan JK, Rismon Sebut Video Dirinya Direkayasa AI
Pakar digital forensik Rismon Sianipar (Foto: Tangkapan Layar)

Jakarta, MI - Pakar digital forensik Rismon Sianipar merespons pelaporan yang dilakukan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK). Ia dilaporkan ke polisi karena dianggap menuding JK mendanai Roy Suryo cs dalam polemik ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Rismon mengatakan bahwa dirinya dilaporkan karena video yang dibuat oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Video sintesis berbasis artificial intelligence atau kecerdasan buatan ya," ujar Rismon, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Ia menjelaskan, video asli atau mentah yang dipersoalkan itu berasal dari video di kanal Balige Academy miliknya yang diunggah pada 11 Maret 2026. Dalam video tersebut, Rismon saat itu memberikan klarifikasi terkait kajian ilmiah mengenai ijazah Jokowi.

Rismon menyebut, video itu direkayasa hingga memunculkan narasi baru yang tidak sesuai dengan isi asli.

"Yang selanjutnya mereka rekayasa menjadi video yang menyebutkan seorang elite di republik ini ya, dengan nama spesifik, dengan jumlah dana spesifik, yang mereka reproduksi, mereka rekayasa menggunakan aplikasi AI yang sangat marak dewasa ini," jelas Rismon.

"Jadi, ini merupakan bukti autentik bahwa bukan saya ya yang memproduksi video tersebut ya, karena autentiknya ada di sini sebagai jejak digital yang tidak terbantahkan," sambungnya.

Sebelumnya, JK melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri pada Rabu (8/4/2026). Laporan tersebut terkait dugaan fitnah pendanaan isu ijazah palsu Jokowi.

"Saya melaporkan saudara Rismon Sianipar atas perbuatannya yang saya anggap merugikan saya karena mengatakan saya ini mendanai kawan-kawan untuk ijazah Pak Jokowi dan itu jelas tidak saya lakukan itu," tegas JK, Rabu (8/4/2026).

JK mengaku tidak terima dengan kabar tersebut, karena menilai tudingan itu sebagai bentuk penghinaan terhadap dirinya.

Ia menegaskan, tuduhan tersebut tidak pantas dan sangat tidak etis, mengingat dirinya pernah menjabat bersama Jokowi selama lima tahun di pemerintahan sebagai wakil presiden. 

"Pertama ini tersebar luas ini suatu penghinaan karena sangat tidak etis bagi saya Bang Jokowi itu bekas presiden dan saya wakilnya bersama-sama di pemerintahan selama 5 tahun, masa saya bayar orang Rp5 miliar untuk menyelidikinya," pungkas JK.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Dilaporkan JK, Rismon Sebut Video Dirinya Direkayasa AI | Monitor Indonesia