BREAKINGNEWS

AP2 Indonesia Siapkan Pelantikan Ketua Umum, LHK Tekankan Peran Pemuda

AP2 Indonesia Siapkan Pelantikan Ketua Umum, LHK Tekankan Peran Pemuda
Dewan Pembina Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia, La Ode Hasanuddin Kansi (LHK) (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Dewan Pembina Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia, La Ode Hasanuddin Kansi (LHK), mengimbau seluruh jajaran pengurus agar segera mempersiapkan pelantikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AP2 Indonesia dalam waktu dekat.

Ia menargetkan pelantikan tersebut paling lambat dilaksanakan pada akhir Mei atau awal Juni 2026.

Selain agenda pelantikan, LHK juga mendorong agar AP2 Indonesia segera menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I serta menyusun berbagai program strategis organisasi ke depan.

LHK berharap Ketua Umum terpilih hasil Munas I DPP AP2 Indonesia pada 1 November 2025 lalu, Fardin Nage, segera mempersiapkan diri menghadapi pelantikan dan merapikan struktur kepengurusan di seluruh provinsi di Indonesia.

Menurutnya, setelah resmi dilantik, Ketua Umum DPP AP2 Indonesia harus tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Sebab, pemuda memiliki peran penting sebagai agen perubahan, generasi penerus, sekaligus penggerak pembangunan nasional.

“Pemuda harus hadir dengan inovasi, kreativitas, dan karakter kuat. Mereka bertugas menjaga nilai-nilai luhur bangsa, memajukan pendidikan, sosial, serta teknologi menuju Indonesia Emas 2045,” ujar LHK, Kamis (16/4/2026).

Ia menegaskan, pemuda merupakan kelompok strategis yang membawa semangat pembaruan untuk menjawab berbagai persoalan bangsa dan masyarakat. Dengan daya kritis dan kreativitas yang dimiliki, pemuda diharapkan menjadi motor pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Selain itu, pemuda juga dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan yang memiliki kemampuan, akhlak mulia, dan profesionalisme. Mereka diharapkan mampu mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara agar tetap berjalan sesuai nilai-nilai Pancasila, serta menjaga persatuan, toleransi, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Secara umum, pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan masa kini dan masa depan. Mereka adalah generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa.

Dalam konteks sejarah, peran pemuda Indonesia telah terbukti melalui momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Saat itu, para pemuda berhasil mempersatukan bangsa di tengah perbedaan suku, daerah, dan latar belakang.

Melalui ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia, para pemuda telah meletakkan fondasi kuat bagi lahirnya persatuan nasional dari Sabang sampai Merauke. Semangat itulah yang diharapkan terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda Indonesia saat ini.

Topik:

Adelio Pratama

Penulis

Video Terbaru

AP2 Indonesia Siapkan Pelantikan Ketua Umum, LHK Tekankan Pe | Monitor Indonesia