Dilantik jadi Wamenko Pangan, Ini Jejak Panjang Karier Hanif Faisol

Jakarta, MI - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) di Istana Negara, Senin (27/4/2026).
Dalam prosesi pelantikan, Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh Hanif dan pejabat lain yang dilantik.
"Harap ikuti mengikuti dan mengulangi kata-kata saya. Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Prabowo saat membacakan sumpah.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," sambungnya.
Sebelum dipercaya sebagai Wamenko Pangan, Hanif lebih dulu menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Dengan posisi barunya, ia akan mendampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) untuk memastikan ketahanan pangan hingga peningkatan gizi dalam negeri.
Hanif sendiri sebelumnya dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup pada tanggal 21 Oktober 2024.
Ia meniti karier dari bawah di Kementerian Lingkungan Hidup. Sebelum dipercaya menjadi menteri, ia pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan di kementerian tersebut.
Berdasarkan data dari situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup, kariernya dimulai pada 1993 sebagai staf data di Kalimantan Selatan. Dua tahun kemudian, pada 1995, ia dipercaya menjadi Kepala Resor Pemangkuan Hutan di Pulau Laut Utara, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Baru.
Perjalanan kariernya berlanjut pada 1997 saat menjabat Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Sungai Kupang, Kalimantan Selatan. Pada 1999, ia dipromosikan menjadi Kepala BKPH di Batulicin.
Setahun setelahnya, pada 2000, ia menjabat Kepala Urusan Peredaran Hasil Hutan di Cabang Dinas Kehutanan Sungai Kupang. Kemudian pada 2007, ia dipercaya sebagai Kepala Seksi Pemasaran Hasil Hutan di Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Tanah Bumbu.
Kariernya terus menanjak hingga pada 2016 ia diangkat menjadi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan. Kemudian pada 2023, ia dipercaya menjabat Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Topik:
