BREAKINGNEWS

DPR: Pernyataan Prabowo soal Masyarakat Desa Tak Pakai Dolar AS untuk Tenangkan Masyarakat

DPR: Pernyataan Prabowo soal Masyarakat Desa Tak Pakai Dolar AS untuk Tenangkan Masyarakat
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait masyarakat desa yang disebut tidak terdampak penguatan dolar AS merupakan bentuk upaya menenangkan publik di tengah melemahnya nilai tukar rupiah.

Menurut Misbakhun, pernyataan Prabowo tidak seharusnya dimaknai secara harfiah. Ia menilai pesan yang ingin disampaikan presiden adalah agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi gejolak kurs dolar.

"Apa yang disampaikan oleh pak presiden itu adalah upaya untuk menenangkan masyarakat. Jangan dibaca terlalu eksplisit. Upaya bapak presiden adalah menenangkan masyarakat bahwa dolar yang begitu tinggi, masyarakat diminta tenang," jelas Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Ia juga menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih terkendali. Menurutnya, Bank Indonesia (BI) telah memastikan fundamental ekonomi nasional tetap kuat sehingga tidak bisa disamakan dengan krisis moneter 1998.

Misbakhun mengatakan struktur ekonomi Indonesia saat ini jauh berbeda dibanding situasi menjelang krisis moneter 1998. 

Ia juga menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto sekaligus menjadi sinyal agar BI segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Menurut Misbakhun, seorang kepala negara memang memiliki tanggung jawab menjaga psikologis masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu maupun rumor terkait kondisi ekonomi.

"Yang ingin dijaga oleh Bapak Presiden itu adalah jangan sampai masyarakat terjadi kepanikan karena masyarakat harus dijaga, jangan sampai kemudian gejolak isu itu menimbulkan hal-hal yang tidak diharapkan," tuturnya.

Ia menambahkan, pernyataan Prabowo juga bertujuan menjaga stabilitas sosial dan politik di tengah ramainya pembahasan soal lonjakan dolar AS di ruang publik.

Meski begitu, Misbakhun mengakui pelemahan rupiah tetap akan berdampak ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di pedesaan. Namun, menurut dia, membandingkan pesan Prabowo dengan argumentasi teknis ekonomi tidak tepat karena tujuan utamanya menjaga ketenangan publik.

"Pesan itu adalah pesan seorang pemimpin kepada rakyatnya dalam rangka menenangkan. Kemudian diadu dengan argumentasi teknis, ya enggak nyambung dong. Orang tujuannya menenangkan untuk menjaga stabilitas ketenangan psikologis masyarakat," kata Misbakhun.

"Jangan sampai di warung kopi ngomongin dolar, di warung Indomie ngomongin dolar, terus di mana-mana ngomongin dolar," sambungnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat di pedesaan.

Pernyataan itu ia sampaikan saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyoroti berbagai kekhawatiran publik yang kerap menyebut kondisi ekonomi Indonesia berada dalam bahaya akibat pelemahan rupiah.

"Jadi, saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa saya enggak mengerti. Sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos, akan apa, ya kan?," ucap Prabowo.

Ia meminta masyarakat tidak terlalu cemas terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang kerap menjadi sorotan. Menurutnya, masyarakat di pedesaan tidak menggunakan mata uang asing dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia saat ini masih relatif stabil, terutama pada sektor pangan dan energi di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

"Rupiah begini, rupiah begini, apa? Eh, dolar begini. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke," ucap Prabowo.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

DPR: Pernyataan Prabowo soal Masyarakat Desa Tak Pakai Dolar | Monitor Indonesia