BREAKINGNEWS

Anggaran MBG Dipangkas jadi Rp268 Triliun, Bagaimana Kelanjutannya?

Anggaran MBG Dipangkas jadi Rp268 Triliun, Bagaimana Kelanjutannya?
Kepala BGN Dadan Hindayana (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI - Pemerintah resmi memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun, atau berkurang sekitar Rp67 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemangkasan tersebut dalam konferensi APBN KiTa edisi Mei di Jakarta. Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pengelolaan dana Badan Gizi Nasional (BGN) lebih efisien dan tepat sasaran.

Seiring penyesuaian anggaran, BGN juga mengubah pola distribusi MBG untuk siswa sekolah, dari sebelumnya enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

Sementara itu, pada hari libur sekolah, layanan MBG akan difokuskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. 

“Tetap melakukan beberapa langkah penghematan, seperti melayani lima hari yang awalnya enam hari,” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana, Rabu (20/5/2026).

Hingga 30 April 2026, realisasi anggaran MBG tercatat sekitar Rp75 triliun atau 22,4 persen dari pagu awal. Program ini disebut telah menjangkau sekitar 61,98 juta penerima manfaat melalui 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Di sisi lain, sejumlah anggota DPR meminta agar efisiensi anggaran tidak sampai menurunkan kualitas gizi maupun standar keamanan makanan dalam pelaksanaan program MBG.

Pemerintah menegaskan, program MBG tetap akan dilanjutkan sebagai salah satu prioritas nasional di bidang gizi dan kesehatan masyarakat.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Anggaran MBG Dipangkas jadi Rp268 Triliun, Bagaimana Kelanju | Monitor Indonesia