BREAKINGNEWS

Menteri PU Sebut Teman Sekolah Lakukan Deep State

Menteri PU Sebut Teman Sekolah Lakukan Deep State
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menggelar press briefing di Gedung Kementerian PU, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Foto: Zul Sikumbang

Jakarta, MI - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengaku, deep state di Kementerian PU bukan orang baru dikenal, tapi teman sekolah.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Dody terkait lambannya pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

 

Ia menyebutkan, pembangunan SR harus selesai bulan Juni 2026 karena akan digunakan pada Juli 2026, bertepatan dengan tahun ajaran baru sekolah.

 

"Tapi kontrak pembangunan selesai Juli, bahkan ada yang selesai Oktober. Yang mengerjakannya jagoan, teman sekolah saya, teman sekolah, teman main dari kecil, jagoan sekali di Ditjen Prasarana Strategis, dulu jagoan di Cipta Karya, sekarang pindah ke Prasarana Strategis," kata Menteri Dody, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

 

Oleh karena itu, dirinya tak segan-segan untuk mencopot atau mengganti pejabat yang dinilai tidak menjalankan tugas dengan baik dan benar.

 

"Yang menyangkut hajat hidup orang banyak, bukan suatu hal yang bisa dikompromikan satu tetes pun. Makanya saya ganti pejabat eselon I, II, III, dan Kepala Balai-Kepala Balai. Jadi yang didengung-dengungkan Presiden bahwa di Kementerian PU ada deep state, ya  memang ada," imbuhnya.

 

Dengan lambannya pembangunan SR tersebut, sambung Menteri Dody, sudah diingatkan diawal tahun 2026.

 

"Sayangnya, sayangnya, teman-teman saya di Kementerian PU, pikirannya lain, masih melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak terpuji diawal-awal pembangunan SR, sehingga boleh saya bilang setengah mangkrak, saya sudah ingatkan awal tahun tapi tak pernah dihiraukan, padahal harus sudah bisa digunakan Juli, berarti harus siap Juni 2026," ujar Menteri Dody.

 

Yang pasti, pembangunan SR, adalah bangunan yang lebih bagus, baik dari sisi bangunan, sarana prasarana dan kebutuhan para siswa dibanding boarding school-boarding school yang ada di Indonesia.

 

"Gedung-gedung SR yang kita bangun, boleh dibandingkan dengan boarding school-boarding school yang mahal yang ada di Indonesia, boleh dibandingkan. Itu menunjukkan bagaimana seorang manusia yang bernama Presiden kita Prabowo Subianto berusaha bagaimana memuliakan masyarakat kita yang masih berada dibawah garis pra sejahtera," katanya.

 

"Biasanya kalau dibawah garis pra sejahtera, akan timbul minder , rendah hati dan seterusnya, maka dibangunkan yang super megah, diberikan seragam dan pakaian yang bagus dan ini salah satu tulang punggung meraih Indonesia emas 2045," pungkas Menteri Dody.

Topik:

Zul Sikumbang

Penulis

Video Terbaru

Menteri PU Sebut Teman Sepermainan Lakukan Deep State | Monitor Indonesia