BREAKINGNEWS

Sertifikasi Kompetensi Jadi Bekal Penting Lulusan MagangHub, Kemnaker Gratiskan Uji BNSP

Sertifikasi Kompetensi Jadi Bekal Penting Lulusan MagangHub, Kemnaker Gratiskan Uji BNSP
Menaker Yassierli (Dok. MI)

Jakarta, MI - Program Magang Nasional (MagangHub) tidak hanya membekali peserta dengan pengalaman kerja di dunia industri, tetapi juga membuka peluang memperoleh sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing lulusan saat memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, selain sertifikat kelulusan program magang, sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi nilai tambah yang dapat memperkuat peluang peserta mendapatkan pekerjaan.

"Pemerintah memfasilitasi sertifikasi bagi peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja," kata Yassierli dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, sertifikasi kompetensi merupakan bentuk pengakuan resmi terhadap keterampilan yang telah dikuasai peserta selama mengikuti program magang. Karena itu, Kemnaker menyediakan fasilitas sertifikasi secara gratis melalui jaringan balai pelatihan vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Yassierli menjelaskan, alumni MagangHub yang ingin memperoleh sertifikat kompetensi BNSP dapat melakukan pendaftaran secara daring. Peserta kemudian memilih salah satu dari 15 skema sertifikasi yang sesuai dengan bidang dan pengalaman kerja yang diperoleh selama menjalani pemagangan.

"Setelah mendaftar secara online, pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara offline atau tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi melalui jaringan UPTP Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah," ujarnya.

Sebanyak 21 Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker disiapkan untuk mendukung pelaksanaan sertifikasi tersebut. Enam di antaranya merupakan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) yang berada di Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang.

Sementara itu, 15 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) lainnya tersebar di Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.

Yassierli kembali menegaskan bahwa seluruh proses sertifikasi bagi alumni MagangHub tidak dipungut biaya. Uji kompetensi tersebut dilaksanakan langsung di balai-balai pelatihan vokasi milik Kemnaker.

"Sertifikasi tersebut menjadi bukti valid atas keterampilan yang dikuasai sehingga memudahkan peserta untuk diserap oleh industri," katanya.

Pada 2026, program MagangHub terus diperluas dengan target menjangkau hingga 150 ribu peserta. Untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang diakui dunia usaha dan industri, proses penyelesaian program kini terintegrasi dengan sertifikasi kompetensi.

"Penting bagi lulusan MagangHub untuk memiliki sertifikasi kompetensi sebagai pengakuan formal atas keterampilan yang dimiliki, sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar kerja," ujar Yassierli.

Topik:

Rizal Siregar

Penulis

Video Terbaru

Kemnaker Gratiskan Sertifikasi BNSP bagi Lulusan MagangHub 2 | Monitor Indonesia