BREAKINGNEWS

BNN Bekuk Dua WN Rusia di Bali, Gagalkan Penyelundupan 7,8 Kg Hashish

BNN Bekuk Dua WN Rusia di Bali, Gagalkan Penyelundupan 7,8 Kg Hashish
BNN Bekuk Dua WN Rusia di Bali, Gagalkan Penyelundupan 7,8 Kg Hashish

Jakarta, MI– Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis hashish seberat 7,8 kilogram yang diduga akan diedarkan di Bali. Dalam operasi tersebut, dua warga negara Rusia berinisial KK (51) dan SK (39) berhasil ditangkap.

Kepala BNN, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, mengatakan kedua tersangka diamankan di wilayah Bangli, Bali, pada Jumat (5/6/2026) setelah petugas melakukan operasi pengawasan lintas daerah yang melibatkan Bea Cukai.

“BNN berhasil mengamankan dua warga negara asing asal Rusia, seorang perempuan berinisial KK dan seorang laki-laki berinisial SK,” ujar Suyudi dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait sebuah koper yang berisi hashish dan dibawa oleh KK dari Thailand menuju Indonesia. Berdasarkan hasil penyelidikan, narkotika tersebut diduga akan diedarkan di Bali.

Menindaklanjuti informasi itu, tim BNN bersama Bea Cukai menjalankan operasi controlled delivery atau pengiriman yang diawasi secara ketat sejak kedatangan koper di Jakarta hingga perjalanannya menuju Pulau Dewata.

Dalam pemantauan petugas, KK melanjutkan perjalanan ke Bali menggunakan mobil sewaan. Setelah menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, ia dijemput oleh rekannya sesama warga Rusia berinisial SK.

Petugas kemudian membuntuti keduanya hingga memasuki kawasan Bangli. Saat berada di Jalan Dusun Kayang, SK menurunkan KK bersama koper yang berisi narkotika. Tak lama kemudian, petugas bergerak melakukan penindakan.

SK sempat berupaya melarikan diri menggunakan kendaraan yang dikendarainya. Namun, upaya tersebut gagal setelah tim BNN melakukan pengejaran dan menangkapnya di kawasan Dusun Cingang, Bangli.

Selain menyita 7,8 kilogram hashish, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa paspor, telepon genggam, serta satu unit mobil Daihatsu Raize berpelat DK 1369 FBG yang digunakan dalam operasi penyelundupan tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang keterlibatan jaringan narkotika internasional yang menjadikan Bali sebagai target peredaran gelap narkoba. BNN menegaskan akan terus memperketat pengawasan bersama Bea Cukai dan aparat terkait guna memutus jalur masuk narkotika dari luar negeri ke Indonesia.

Penyidik kini masih mendalami jaringan yang terlibat, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang berperan sebagai penerima maupun pengedar narkotika tersebut di Bali.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

BNN Bekuk Dua WN Rusia di Bali, Gagalkan Penyelundupan 7,8 K | Monitor Indonesia