Jakarta, MI - Di tengah sorotan publik akibat seringnya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Pulau Jawa, nama Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Darmawan Prasodjo, ikut menjadi perhatian. Gelombang kritik dari masyarakat pun bermunculan, bahkan sebagian pihak menilai Darmawan sebaiknya mundur dari kursi pimpinan PLN.
Di balik polemik tersebut, harta kekayaan Darmawan tercatat terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Darmawan resmi menjabat sebagai Dirut PLN sejak Desember 2021 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Nomor SK-389/MBU/12/2021.
Pada RUPS yang digelar Kamis (18/6/2026), ia kembali dipercaya untuk memimpin perusahaan setrum pelat merah tersebut.
Sebelum menduduki posisi puncak, Darmawan lebih dulu menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PLN sejak Desember 2019.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2025, total kekayaan Darmawan mencapai Rp110,07 miliar. Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan laporan LHKPN tahun 2021 yang mencatat total hartanya sebesar Rp30,15 miliar.
Artinya, dalam kurun sekitar empat tahun, kekayaan Darmawan bertambah hampir Rp80 miliar atau meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan saat awal dirinya menjabat sebagai Dirut PLN.
Kekayaan Darmawan Periode 2025
Untuk periode pelaporan 2025, sebagian besar kekayaan Darmawan berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp45,7 miliar. Berikut rincian yang tercantum dalam LHKPN Darmawan Prasodjo:
Tanah dan Bangunan
- Tanah dan bangunan seluas 570 m2/1300 m2 di KAB/KOTA Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri senilai 12.000.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 600 m2/72 m2 di KAB/KOTA Bantul, Hibah dengan akta senilai 1.200.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 1120 m2/500 m2 di KAB/KOTA Bantul, Hibah dengan akta senilai Rp2.800.000.000
- Tanah seluas 2060 m2 di KAB/KOTA KOTA Tangerang Selatan, hasil sendiri senilai Rp2.000.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 1308 m2/1593.93 m2 di KAB/ KOTA Jakarta Selatan, hasil sendiri senilai 22.900.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 555 m2/400 m2 di KAB/KOTA Klaten, warisan senilai Rp832.500.000
- Tanah seluas 1310 m2 di KAB/KOTA Klaten, warisan senilai 250.000.000
- Tanah seluas 1110 m2 di KAB/KOTA Klaten, warisan senilai 150.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 2047 m2/500 m2 di KAB/KOTA Bantul, hasil sendiri Rp2.400.000.000
- Tanah seluas 74 m2 di KAB/KOTA Bantul, hasil sendiri 74.000.000Tanah dan bangunan seluas 575 m2/372 m2 di KAB/KOTA Depok, hasil sendiri Rp1.100.000.000
Alat transportasi dan mesin senilai Rp1.262.000.000
- Mobil HYUNDAI IONIC Tahun 2021, hasil sendiri senilai Rp350.000.000
- Motor E-MOTOR UNITED T1800 Tahun 2021, hasil sendiri senilai Rp7.000.000
- Motor, SMOOT TEMPUR Tahun 2023, hadiah Rp5.000.000
- MOBIL, DENZA D9 Tahun 2025, hasil sendiri Rp900.000.000
Harta bergerak lainnya senilai Rp 130.000.000
Surat berharga Rp20.588.000.000
Kas dan setara kas senilai Rp42.976.764.551
Harta lainnya senilai Rp35.000.000
Sub total Rp 110.698.264.551
Hutang senilai Rp625.567.445
Total kekayaan Rp110.072.697.106
Kekayaan Darmawan Periode 2023
Dalam laporan LHKPN periode 2023, Darmawan tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp70,94 miliar. Berikut rinciannya:
Tanah dan bangunan Rp31.232.500.000
- Tanah dan bangunan seluas 570 m2/1300 m2 di KAB/KOTA Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp12.000.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 600 m2/72 m2 di KAB/KOTA Bantul, Hibah dengan akta senilai Rp1.200.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 1120 m2/500 m2 di KAB/KOTA Bantul, hibah dengan akta senilai Rp2.800.000.000
- Tanah seluas 2060 m2 di KAB/KOTA Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp2.000.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 1308 m2/455 m2 di KAB/KOTA Jakarta Selatan, hasil sendiri senilai Rp12.000.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 555 m2/400 m2 di KAB/KOTA Klaten, warisan senilai Rp832.500.000
- Tanah seluas 1310 m2 di KAB/KOTA Klaten, warisan Rp250.000.000Tanah seluas 1110 m2 di KAB/KOTA Klaten, warisan senilai Rp150.000.000
Alat dan transportasi senilai Rp1.226.500.000
- Mobil, TOYOTA ALPHARD Tahun 2018, hasil sendiri senilai Rp750.000.000
- Mobil, HYUNDAI IONIC Tahun 2021, hasil sendiri senilai Rp450.000.000
- Motor, E-MOTOR UNITED T1800 Tahun 2021, hasil sendiri senilai Rp15.000.000
- Motor, SMOOT TEMPUR Tahun 2023, hadiah senilai Rp11.500.000
Harga Bergerak Lainnya Rp135.000.000
Surat berharga senilai Rp19.440.000.000
Kas dan setara kas Rp20.789.739.466
Harta lainnya senilai Rp35.000.000
Sub total Rp72.858.739.466
Hutang Rp1.921.387.780
Total harta kekayaan Rp70.937.351.686
Kekayaan Darmawan Periode 2021
Pada laporan LHKPN periode 2021, Darmawan memiliki total kekayaan Rp30.152.993.378, dengan rincian:
Tanah dan Bangunan Rp18.000.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 570 m2/1300 m2 di KAB/KOTA Tangerang Selatan, hasil sendiri senilai Rp12.000.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 600 m2/72 m2 di KAB/KOTA Bantul, hibah dengan akta Rp1.200.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 1120 m2/500 m2 di KAB/KOTA Bantul, hibah dengan akta Rp2.800.000.000
- Tanah seluas 2060 m2 di KAB/KOTA Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp2.000.000.000
2. Alat transportasi dan mesin senilai Rp1.572.000.000
- Mobil, TOYOTA ALPHARD Tahun 2018, hasil sendiri senilai Rp900.000.000
- Mobil, HYUNDAI IONIC Tahun 2021, hasil sendiri Rp672.000.000
Harta bergerak lainnya senilai Rp215.000.000
Surat berharga Rp5.115.400.000
Kas dan setara kas senilai Rp8.273.247.664
Sub total Rp33.175.647.664
Hutang senilai Rp3.022.654.286
Total harta kekayaan Rp30.152.993.378.
