BREAKINGNEWS

Pemerintah Perbesar Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi, Hunian Dinilai Lebih Layak

Pemerintah Perbesar Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi, Hunian Dinilai Lebih Layak
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Jakarta, MI– Pemerintah resmi mengadopsi konsep rumah susun (rusun) subsidi yang lebih luas dan layak huni. Unit berukuran 45 meter persegi dengan tiga kamar tidur akan menjadi salah satu model utama dalam proyek rusun subsidi yang dibangun di atas lahan hibah seluas 30 hektare di kawasan Meikarta, Cikarang.

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menilai luas maksimal rusun subsidi selama ini belum memadai bagi keluarga. Usulan itu kini mendapat dukungan penuh dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Ara, sapaan Maruarar Sirait, mengatakan konsep hunian yang lebih luas dipilih agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat menikmati tempat tinggal yang lebih manusiawi dan nyaman.

"Kami menggunakan model unit seluas 45 meter persegi sebagai tindak lanjut dari masukan Menteri Keuangan. Tujuannya agar keluarga yang tinggal di rusun memiliki ruang yang lebih layak dan nyaman," ujarnya saat penandatanganan komitmen hibah lahan di Wisma Danantara Indonesia.

Selain tipe 45 meter persegi, kawasan rusun subsidi tersebut juga akan menyediakan unit dengan satu dan dua kamar tidur. Seluruh tipe dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai kelompok masyarakat.

Untuk tipe terbesar, unit seluas 45 meter persegi akan dilengkapi tiga kamar tidur. Sementara tipe yang lebih kecil tetap tersedia dengan satu maupun dua kamar sebagai alternatif sesuai kebutuhan penghuni.

Pemerintah menargetkan proses akad pembelian dapat dimulai sebelum akhir tahun ini. Dengan demikian, masyarakat sudah bisa melakukan pemesanan unit lebih awal setelah pembangunan memasuki tahap yang ditentukan.

Ara optimistis proyek tersebut dapat mempercepat penyediaan hunian terjangkau sekaligus meningkatkan kualitas rumah subsidi yang selama ini dinilai terlalu sempit.

Di sisi lain, Purbaya Yudhi Sadewa menyebut program rusun subsidi menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

Menurutnya, penyediaan rumah yang lebih nyaman bukan sekadar memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga menjadi investasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

Rencana memperbesar luas rusun subsidi sebenarnya telah bergulir sejak 2025. Saat itu, Purbaya mengusulkan agar batas maksimal luas unit tidak lagi berhenti di 36 meter persegi, melainkan diperluas menjadi 45 meter persegi agar lebih manusiawi, terutama bagi keluarga yang memiliki anak.

Usulan tersebut kini mulai diwujudkan melalui proyek rusun subsidi di Cikarang. Pemerintah berharap model hunian baru ini dapat menjadi standar pembangunan rumah susun bersubsidi di berbagai daerah sehingga masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Pemerintah Perbesar Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi, Hun | Monitor Indonesia