Jakarta, MI - Penganugerahan tanda Alumni Kehormatan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Salah satunya datang dari Ketua Umum Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD), Haryara Tambunan.
Haryara menilai penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi Jenderal Maruli Simanjuntak dalam memperkuat ketahanan nasional, baik melalui penguatan sektor pertahanan maupun berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, HIPAKAD sebagai organisasi keluarga besar TNI AD akan terus mendukung setiap kebijakan dan program yang dijalankan KSAD selaku pembina organisasi.
"Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Jenderal Maruli Simanjuntak atas penganugerahan sebagai Alumni Kehormatan Lemhannas RI. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi beliau dalam memperkuat ketahanan nasional. Sebagai keluarga besar yang lahir dari TNI Angkatan Darat, kami siap mendukung setiap arahan dan kebijakan KSAD demi kepentingan bangsa dan negara," ujar Haryara dalam keterangan resminya, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, HIPAKAD juga berkomitmen terus bersinergi dengan berbagai elemen, mulai dari masyarakat hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di seluruh Indonesia. Sinergi tersebut, kata dia, sejalan dengan semangat yang terus dibangun KSAD dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Sebelumnya, Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily secara langsung menyematkan pin Alumni Kehormatan kepada Jenderal Maruli Simanjuntak.
Penganugerahan tersebut diberikan karena KSAD dinilai berhasil mengimplementasikan nilai-nilai Astagatra dalam memperkuat ketahanan nasional serta menghadirkan berbagai program yang berdampak nyata bagi pembangunan Indonesia.
Haryara yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Etika dan Kepatuhan Bisnis menilai sejumlah program ketahanan ekonomi yang digagas TNI AD di bawah kepemimpinan Jenderal Maruli turut memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Program-program seperti pembinaan UMKM, Food Estate, hingga berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat merupakan langkah konkret yang ikut menjaga ketahanan ekonomi nasional dan membantu mempertahankan daya beli masyarakat. Kami berharap program-program seperti ini terus diperkuat ke depan," katanya.
Haryara juga menegaskan bahwa HIPAKAD merupakan organisasi kemasyarakatan yang telah memiliki legalitas di berbagai kementerian, institusi, dan lembaga negara.
Organisasi tersebut tercatat sebagai bagian dari Keluarga Besar TNI (KBT) di Mabes TNI dan Mabesad, terdaftar secara resmi melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) di seluruh Indonesia, serta telah memiliki perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas logo dan atribut organisasi sejak 2018.
