BREAKINGNEWS

Menhut Siapkan Kawasan Preservasi 87.000 Hektare di Kaltim, Habitat Orangutan Diperkuat

Menhut Siapkan Kawasan Preservasi 87.000 Hektare di Kaltim, Habitat Orangutan Diperkuat
Menhut Siapkan Kawasan Preservasi 87.000 Hektare di Kaltim, Habitat Orangutan Diperkuat

Jakarta, MI – Pemerintah memperkuat upaya penyelamatan orangutan dengan menyiapkan kawasan preservasi seluas 87.000 hektare di Kalimantan Timur. Kawasan yang melibatkan pemerintah, organisasi konservasi, dan pelaku usaha itu diproyeksikan menjadi koridor penting untuk menjaga habitat satwa endemik Indonesia yang terus terdesak aktivitas manusia.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan pembentukan kawasan preservasi tersebut telah melalui proses panjang dan kini memasuki tahap akhir penyelesaian administrasi.

"Kalau tidak salah daerah preservasi yang multi stakeholder ini 87.000 hektare. Ini sudah berproses panjang," kata Raja Juli.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Kehutanan segera menerbitkan surat dukungan terhadap program konservasi orangutan yang diinisiasi bersama berbagai pemangku kepentingan. Selain itu, pemerintah juga akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Kelompok Kerja Konservasi Orangutan Terpadu Lanskap Keraitan.

"Sekarang sudah pada tahap akhir. Nanti saya akan mengeluarkan surat dukungan upaya konservasi orangutan dan perlindungan habitat oleh Conservation Action Network (CAN). Lalu SK pembentukan Kelompok Kerja Konservasi Orangutan Terpadu Lanskap Keraitan. Insyaallah dalam satu dua hari ini selesai," ujarnya.

Menurut Raja Juli, kawasan preservasi tersebut akan berfungsi sebagai koridor satwa yang menghubungkan habitat-habitat orangutan di bentang alam Lanskap Keraitan. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi konflik antara manusia dan orangutan yang selama ini kerap muncul akibat penyusutan kawasan hutan.

"Supaya apa yang selama ini kita lihat, ada orangutan yang keleleran di daerah-daerah tambang, sekarang juga anak bayi orangutan, nanti bisa kita selamatkan lebih banyak lagi dengan membentuk daerah preservasi seperti yang diajukan teman-teman," katanya.

Menhut mengungkapkan, pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Conservation Action Network (CAN) yang mendampingi proses di lapangan. Berdasarkan laporan yang diterimanya, seluruh perusahaan yang berada di kawasan preservasi telah menyatakan komitmen dan menandatangani kesepakatan untuk mendukung perlindungan habitat orangutan.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus mempercepat penyelamatan orangutan yang kehilangan ruang hidup akibat perubahan fungsi kawasan.

Dengan terbentuknya kawasan preservasi seluas 87.000 hektare itu, pemerintah berharap upaya konservasi orangutan tidak lagi berjalan secara terpisah, melainkan menjadi gerakan terpadu yang melibatkan negara, organisasi konservasi, dunia usaha, dan masyarakat demi memastikan kelestarian salah satu satwa paling ikonik di Indonesia.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Menhut Siapkan Kawasan Preservasi 87.000 Hektare di Kaltim, Habitat Orangutan Diperkuat | Monitor Indonesia