BREAKINGNEWS

Menyoal Maya Miranda Ambarsari dan STIH Adhyaksa

Menyoal Maya Miranda Ambarsari dan STIH Adhyaksa
Pengusaha Maya Miranda Ambarsari (kiri) dan Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin (Foto: Instagram)

Jakarta, MI – Nama pengusaha Maya Miranda Ambarsari kembali menjadi sorotan publik setelah tercatat sebagai Anggota Dewan Pembina Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa, yayasan yang menaungi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Adhyaksa dan dipimpin oleh para pejabat teras Kejaksaan Agung RI.

Keberadaan Maya di jajaran pembina memunculkan pertanyaan karena mayoritas pengurus yayasan tersebut merupakan pejabat aktif Kejaksaan Agung, mulai dari Jaksa Agung hingga para Jaksa Agung Muda.

Sebelumnya, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Agung, Rudi Margono, menegaskan bahwa STIH Adhyaksa bukan berada di bawah Badiklat Kejaksaan Agung.

 

"Tidak mas, STIH Adhyaksa tidak berada di bawah Badiklat Kejagung," kata Rudi Margono saat dikonfirmasi Monitorindonesia.com pada Desember 2024 silam dikutip pada Senin (3/8/2026).

 

Berdasarkan susunan pengurus, Ketua Dewan Pembina dijabat oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin, didampingi JAM Intelijen Reda Manthovani serta Maya Miranda Ambarsari sebagai anggota pembina.

Sementara Ketua Dewan Pengawas dijabat JAM Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono, dengan anggota Ali Mukartono dan Asep N. Mulyana. Adapun Ketua Pengurus Yayasan dijabat JAM Datun Narendra Jatna.

Komposisi tersebut membuat posisi Maya Miranda menjadi perhatian karena ia merupakan satu-satunya unsur pengusaha dalam jajaran Dewan Pembina yayasan yang didominasi pejabat tinggi Kejaksaan Agung.

Berdasarkan berbagai sumber, Maya Miranda Ambarsari dikenal sebagai pengusaha nasional yang bergerak di sektor pertambangan, galangan kapal, properti, hingga perdagangan. Ia pernah menjabat Presiden Direktur PT Indo Multi Niaga, PT Indo Multi Cipta, dan PT Batamax.

Perempuan kelahiran 9 Juli 1973 itu memiliki latar belakang pendidikan hukum sebelum melanjutkan studi Magister International Business di Swinburne University of Technology, Melbourne, Australia.

Dalam perjalanan bisnisnya, Maya diketahui pernah mengakuisisi PT Batamec Shipyard, mendirikan PT Merdeka Copper Gold Tbk, serta mengembangkan berbagai usaha di bidang properti, kesehatan, dan pendidikan.

Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai dasar penunjukan Maya Miranda sebagai anggota Dewan Pembina Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa di tengah dominasi pejabat aktif Kejaksaan Agung dalam struktur kepengurusan yayasan tersebut. Kondisi ini terus menjadi perhatian publik, terutama terkait aspek tata kelola, transparansi, dan independensi lembaga pendidikan yang berada di bawah yayasan tersebut.

Topik:

Aldiano Rifki

Penulis

Video Terbaru

Menyoal Maya Miranda Ambarsari dan STIH Adhyaksa | Monitor Indonesia